Kotawaringin Timur, mitratnipolri.co.id
Kepanikan menyelimuti sebuah rumah di Jalan Pelita, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sabtu (30/5/2026) pagi. Seekor ular sanca batik berukuran cukup besar tiba-tiba masuk dan bersembunyi di area dapur rumah warga, memaksa pemilik rumah meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Laporan diterima petugas piket Markas Komando Damkarmat sekitar pukul 07.45 WIB dari pemilik rumah, Noor Alfiansi, ST. Ia menghubungi petugas setelah mengetahui keberadaan reptil tersebut yang bersembunyi di dalam rumah dan berpotensi membahayakan penghuni.
Mendapat laporan tersebut, Kepala Peleton I Damkarmat Kotim, Akhmad Ilham Wahyudi, langsung mengerahkan personel Regu II menuju lokasi kejadian. Tim berangkat dari markas menggunakan mobil operasional Toyota Hilux dan tiba di lokasi sekitar pukul 08.14 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan penyisiran. Berdasarkan informasi pemilik rumah, ular terakhir terlihat di area dapur. Pencarian difokuskan pada sejumlah titik sempit, termasuk celah dinding, kolong meja kompor, dan area di belakang lemari penyimpanan.
Proses evakuasi berlangsung menegangkan. Petugas harus berhati-hati mengingat ular sanca memiliki kemampuan bergerak cepat dan berpotensi membahayakan jika merasa terancam.
Setelah melakukan pencarian intensif, petugas akhirnya menemukan ular sanca batik yang bersembunyi di balik lemari dapur. Dengan menggunakan peralatan penyelamatan khusus, ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan pada rumah warga.
Operasi penyelamatan berlangsung sekitar 16 menit, dimulai pukul 08.15 WIB dan selesai pada pukul 08.31 WIB. Selanjutnya, petugas kembali ke Markas Komando Damkarmat untuk melanjutkan pelayanan kepada masyarakat.
Selama proses evakuasi, tidak ditemukan kendala berarti. Kesiapan personel, dukungan peralatan, serta komunikasi lapangan berjalan optimal meski cuaca saat itu dalam kondisi mendung.
Keberhasilan evakuasi tersebut kembali menunjukkan kesiapsiagaan Damkarmat Kotim dalam merespons laporan warga, tidak hanya terkait kebakaran, tetapi juga penanganan satwa liar yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat.
Damkarmat Kotim mengimbau warga agar tidak mencoba menangkap atau mengusir sendiri satwa liar yang masuk ke lingkungan rumah. Apabila menemukan hewan berbahaya, masyarakat diminta segera menghubungi petugas agar penanganan dapat dilakukan secara aman dan profesional.
Jurnalis : Husin
Red/Anto Prayoga
