Ketapang, mitratnipolri.co.id
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berhasil mengevakuasi sarang tawon jenis Vespa affinis yang berada di kawasan permukiman warga di Jalan Ir. H. Juanda 28 Nomor 14, belakang Masjid Al-Taqwa, RT 028/RW 001, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sabtu (30/5/2026).
Laporan mengenai keberadaan sarang tawon tersebut diterima petugas piket Markas Komando Damkarmat melalui layanan telepon darurat pada pukul 13.31 WIB. Laporan disampaikan oleh seorang warga bernama Khalis Shalihin yang meminta bantuan karena sarang tawon berada di bawah atap teras rumah dan dikhawatirkan membahayakan penghuni maupun warga sekitar.

Setelah menerima laporan dan melakukan verifikasi, Kepala Peleton I Damkarmat Kotim, Akhmad Ilham Wahyudi, menugaskan personel Regu I dan Regu II untuk melakukan penanganan di lokasi.
Namun, proses evakuasi sempat tertunda akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Demi mengutamakan keselamatan petugas dan warga, tim terlebih dahulu berkoordinasi dengan pelapor dan memutuskan penanganan dilakukan setelah kondisi cuaca memungkinkan.
Tim kemudian berangkat menuju lokasi pada pukul 16.25 WIB menggunakan kendaraan operasional Toyota Hilux KH 8152 FW dan tiba di lokasi pada pukul 16.43 WIB. Setibanya di lokasi, petugas melakukan peninjauan dan menemukan sarang tawon berada di sisi kiri lantai dua rumah pelapor.

Proses evakuasi berlangsung cukup menantang. Petugas harus menghadapi medan yang curam dan licin karena posisi sarang berada di area atap berbahan multiroof yang berdekatan dengan anak sungai. Selain itu, hujan yang masih turun berpotensi meningkatkan agresivitas koloni tawon sehingga proses evakuasi kembali ditunda hingga cuaca benar-benar kondusif.
Setelah hujan reda, petugas mulai melakukan penanganan dengan metode penghancuran dan pengikisan sarang. Untuk memastikan seluruh koloni tawon dapat ditangani secara aman dan efektif, petugas juga menggunakan pestisida serangga selama proses evakuasi.
Operasi penyelamatan akhirnya berhasil diselesaikan pada pukul 19.25 WIB tanpa menimbulkan korban maupun insiden. Setelah memastikan lokasi dalam kondisi aman, seluruh personel kembali ke Markas Komando Damkarmat dan tiba pada pukul 19.49 WIB untuk melanjutkan kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Keberhasilan penanganan tersebut menunjukkan komitmen Damkarmat Kotim dalam memberikan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat, termasuk penanganan ancaman satwa yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Damkarmat Kotim juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan sarang tawon atau hewan berbahaya lainnya di lingkungan tempat tinggal sehingga dapat ditangani secara profesional, cepat, dan aman.
Jurnalis : Husin
Red//Anto Prayoga
