MAJALENGKA, mitratnipolri.co.id
Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat kini tak lagi sebatas penegakan hukum, melainkan hadir sebagai mitra nyata dalam merawat ruang-ruang sosial warga. Pemandangan ini terlihat jelas saat Kapolsek Jatiwangi, AKP Rudy Djunardi M., S.H., M.H., C.P.R.H., turun langsung berbaur dengan warga Desa Sutawangi, Kabupaten Majalengka, dalam aksi gotong royong perbaikan jalan amblas.
Akses jalan penghubung Dusun 01 dan Dusun 03 tersebut merupakan rute krusial. Selain menghubungkan antardusun dan antardesa, jalur ini menjadi nadi alternatif utama warga saat lalu lintas di jalan protokol mengalami kemacetan, khususnya pada jam sibuk pagi dan sore hari ketika aktivitas sekolah dan berkantor dimulai.
Aksi tak biasa perwira pertama kepolisian ini memantik simpati mendalam dari warga setempat. Kehadiran AKP Rudy Djunardi M., S.H., M.H., C.P.R.H., bersama jajaran Polsek Jatiwangi dinilai membawa semangat baru dalam tradisi keswadayaan masyarakat.
”Kehadiran Bapak Kapolsek yang turun langsung bekerja bersama kami memberikan rasa bangga dan penghormatan tersendiri. Ini menjadi momen bersejarah bagi lingkungan kami, karena baru kali ini seorang Kapolsek ikut andil secara langsung dalam kegiatan swadaya warga,” ujar tokoh masyarakat Desa Sutawangi, H. Azhar (Abah Ajang).
Di sela-sela kegiatan fisik, momentum kebersamaan tersebut dimanfaatkan secara humanis oleh Kapolsek untuk berdialog dengan warga. Selain mempererat silaturahmi, kepolisian menyampaikan edukasi mengenai program Warung Inspirasi JAWARA, pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), serta sosialisasi layanan emergency call 110 untuk pelaporan potensi gangguan kamtibmas secara cepat.
AKP Rudy Djunardi M., S.H., M.H., C.P.R.H., menegaskan bahwa keterlibatan kepolisian dalam aksi sosial ini merupakan wujud komitmen untuk meruntuhkan sekat antara polisi dan masyarakat. Menurutnya, keamanan dan ketertiban lingkungan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi aktif dari kedua belah pihak.
”Polisi sangat membutuhkan peran serta masyarakat dalam menjaga situasi tetap kondusif. Keterbatasan personel membuat kepolisian tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan penuh dari warga. Kolaborasi dan kemitraan inilah yang menjadi fondasi utama demi terwujudnya wilayah hukum Polsek Jatiwangi yang aman, nyaman, dan tenteram,” tutur AKP Rudy Djunardi M., S.H., M.H., C.P.R.H.
Langkah inklusif yang ditunjukkan Polsek Jatiwangi ini menggarisbawahi transformasi Polri yang semakin responsif dan mengayomi. Melalui kehadiran langsung di lapangan dan semangat gotong royong, kepolisian tidak hanya membangun infrastruktur fisik yang rusak, tetapi juga memperkokoh kepercayaan serta jalinan kemitraan strategis dengan masyarakat.
Redaksi
