Pangkalan Bun, mitratnipolri.co.id
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), Rabu (3/6/2026).
Prosesi pelantikan yang berlangsung di Aula Sangga Banua, Kantor Bupati Kotawaringin Barat, dipimpin langsung oleh Bupati Kobar Nurhidayah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati, Ketua DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Adapun pejabat yang resmi dilantik antara lain Robby Setiawan sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Sigit Imam Mulia sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Hardino sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Syahyani sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Letus Kilat Mantikei sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.
Selain itu, Suryadi dipercaya memimpin Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Rawandi sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Riza Pahlevi sebagai Kepala Dinas Pertanian, Muhammad Rubiansyah sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Elly Rosdiannie sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Abdul Gafur sebagai Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, serta Hazriansyah sebagai Kepala Dinas Sosial.
Dalam sambutannya, Bupati Nurhidayah menegaskan bahwa pengisian jabatan strategis tersebut merupakan bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional, efektif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.
“Pelantikan ini bukan sekadar pengisian posisi dalam struktur organisasi, tetapi merupakan langkah strategis untuk memastikan pemerintahan berjalan optimal serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Nurhidayah menjelaskan, seluruh tahapan seleksi terbuka JPT Pratama telah dilaksanakan sesuai regulasi yang berlaku. Proses tersebut dilakukan secara transparan, objektif, dan berbasis kompetensi, melalui penilaian panitia seleksi serta telah mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen menjaga kualitas birokrasi dengan menempatkan figur-figur terbaik pada jabatan strategis.
“Kami ingin memastikan setiap jabatan penting diisi oleh aparatur yang memiliki kompetensi, integritas, kapasitas kepemimpinan, dan kemampuan manajerial yang baik, sehingga mampu mendorong kinerja organisasi secara maksimal,” tegasnya.
Kepada para pejabat yang baru dilantik, Bupati mengingatkan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Mereka diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan, menghadirkan inovasi, memperkuat disiplin kerja, dan meningkatkan kualitas layanan publik.
Ia juga meminta seluruh pejabat segera beradaptasi dengan tugas baru dan membangun sinergi untuk mendukung pencapaian target pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kotawaringin Barat Tahun 2025–2029.
“Program pembangunan yang telah dirancang harus diwujudkan melalui kerja nyata yang cepat, terukur, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Nurhidayah turut mendorong seluruh perangkat daerah untuk memperkuat budaya kerja yang kolaboratif, adaptif, dan berorientasi pada hasil. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan membutuhkan koordinasi dan kerja sama yang kuat antarorganisasi perangkat daerah.
Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat berharap kinerja birokrasi semakin optimal dalam mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor.
Jurnalis : Husin
Red/Anto Prayoga
