BUPATI KAPUAS TERIMA MEDALI KEHORMATAN GERDAYAK INDONESIA KALTENG

Berita43 Dilihat

PALANGKA RAYA, mitratnipolri.co.id

Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, menerima Penghargaan dan Medali Kehormatan “Tingang Menteng Bapenyang Simpei” dari Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Indonesia Kalimantan Tengah pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 organisasi tersebut yang digelar di Ballroom Bahalap Hotel, Palangka Raya, Sabtu (6/6/2026).

 

Penghargaan bergengsi itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran dan kontribusi Bupati Kapuas dalam mendukung pembangunan daerah, memperkuat pemberdayaan masyarakat, melestarikan budaya Dayak, serta mendorong terciptanya semangat persatuan dan kebersamaan di Kalimantan Tengah.

 

Perayaan HUT Gerdayak Indonesia dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala daerah se-Kalimantan Tengah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus dan anggota Gerdayak Indonesia dari berbagai kabupaten dan kota.

 

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menekankan pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat nilai-nilai budaya sebagai modal utama dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

 

Menurutnya, momentum HUT ke-16 Gerdayak Indonesia tidak hanya menjadi ajang perayaan organisasi, tetapi juga sarana memperkuat komitmen bersama dalam menjaga warisan budaya serta memperkokoh identitas masyarakat Kalimantan Tengah.

 

“Sebagaimana pesan leluhur Dayak, air dan tanah merupakan amanah yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus. Nilai-nilai persatuan, keteladanan, dan pengabdian adalah warisan yang harus terus dipelihara,” ujarnya.

 

Sementara itu, Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Gerdayak Indonesia Kalimantan Tengah. Ia menilai penghargaan tersebut bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga motivasi untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.

 

Menurut Wiyatno, pelestarian budaya dan kearifan lokal harus berjalan seiring dengan upaya pembangunan daerah agar identitas budaya tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.

 

“Pemerintah Kabupaten Kapuas berkomitmen untuk terus membangun sinergi dengan seluruh komponen masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta lembaga adat guna mewujudkan Kapuas yang maju, sejahtera, berdaya saing, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya daerah,” katanya.

 

Pemberian Medali Kehormatan “Tingang Menteng Bapenyang Simpei” menjadi salah satu rangkaian penting dalam peringatan HUT ke-16 Gerdayak Indonesia, sekaligus bentuk penghargaan kepada tokoh-tokoh yang dinilai memiliki dedikasi dan kontribusi nyata dalam pembangunan serta pelestarian budaya Dayak di Kalimantan Tengah.

Jurnalis : Husin

Red/Anto Prayoga 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *