Jembatan Cilogog Jalur Jangga-Cikamurang Resmi Di Bangun

Info Publik93 Dilihat

Jawa Barat

Indramayu | mitratnipolri.co.id

Infrastruktur transportasi di Kabupaten Indramayu kembali mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Jembatan Cilogog, yang terletak di ruas jalan Jangga-Cikamurang, Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu kini resmi menjadi proyek prioritas penanganan akibat kondisinya yang rawan terdampak banjir dan dinilai tidak lagi memadai untuk menampung arus lalu lintas yang semakin padat.

Langkah strategis ini diambil oleh Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat melalui UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan VI, sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan konektivitas dan keselamatan masyarakat.

Proyek penggantian atau revitalisasi Jembatan Cilogog ini telah diserahkan kepada PT Aneka Tata Sarana sebagai penyedia jasa.

Hal ini tertuang dalam kontrak resmi bernomor 1776/PUR.12.01.02/PJ/pj2wpvI dengan nilai kontrak mencapai Rp29.647.777.001,00 (sekitar Rp29,6 miliar).

Angka investasi yang signifikan ini menunjukkan keseriusan Pemprov Jabar dalam membangun infrastruktur yang tahan lama, aman, dan mampu menjaga dampak cuaca ekstrem seperti banjir yang sering melanda wilayah Indramayu.

Ketua DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Indramayu, Atim Sawano, secara terbuka menyatakan dukungannya penuh terhadap program Pemprov Jawa Barat ini.

Menurut Atim Sawano, pembangunan Jembatan Cilogog bukan sekadar proyek fisik, melainkan sebuah kebutuhan mendesak bagi perekonomian dan mobilitas warga setempat.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Pemprov Jabar. Jembatan Cilogog adalah urat nadi transportasi di wilayah ini. Dengan adanya penggantiannya, kami berharap aksesibilitas masyarakat meningkat, risiko kecelakaan akibat banjir berkurang, dan roda ekonomi di sekitar ruas jalan Jangga-Cikamurang dapat berputar lebih cepat,” ujarnya. Sabtu 30 /5/ 2026.

Selama ini, Jembatan Cilogog kerap menjadi sorotan karena ketinggiannya yang kurang memadai saat musim hujan, sehingga sering terendam banjir dan menghambat distribusi barang serta aktivitas warga.

Dengan adanya proyek baru ini, diharapkan desain jembatan akan ditingkatkan, baik dari segi elevasi maupun kekuatan struktur, sehingga lebih tahan terhadap debit air tinggi dan arus deras.

Kehadiran PT Aneka Tata Sarana sebagai kontraktor pelaksana juga menjadi jaminan bahwa proyek ini akan dikerjakan sesuai dengan standar teknis yang berlaku.

Masyarakat setempat berharap agar proses konstruksi dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan minim gangguan terhadap aktivitas lalu lintas sehari-hari.

Sinergi antara Pemprov Jabar, kontraktor, serta dukungan tokoh masyarakat seperti Ketua IWOI Atim Sawano, menjadi modal utama keberhasilan proyek ini.

Pembangunan Jembatan Cilogog ini juga sejalan dengan visi besar Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mewujudkan infrastruktur yang merata dan berkualitas di seluruh wilayah, termasuk di daerah-daerah yang rawan bencana alam.

Bagi warga Indramayu, khususnya yang bermukim di sekitar Kecamatan Kandanghaur dan wilayah lintasan Jangga-Cikamurang, proyek ini adalah kabar gembira yang dinanti-nantikan.

Dengan dimulainya tahap pelaksanaan proyek ini, diharapkan Jembatan Cilogog baru dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi ribuan pengguna jalan setiap harinya.

Dukungan moral dan pengawasan dari elemen masyarakat seperti IWOI akan terus diberikan untuk memastikan transparansi dan kualitas pembangunan terjaga.

Semoga Jembatan Cilogog baru kelak menjadi ikon kemajuan infrastruktur di Indramayu, yang kokoh, aman, dan menjadi simbol kepedulian negara terhadap kesejahteraan rakyatnya.pungkasnya

(Masroni kabiro Indramayu)

Editor : Taufik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *