HARGA BAWANG DAN CABAI DI PULANG PISAU MULAI TURUN, PEMKAB TERUS PERKUAT PENGENDALIAN INFLASI

Berita53 Dilihat

Pulang Pisau, mitratnipolri.co.id

Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau terus mengintensifkan upaya pengendalian inflasi guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah. Berdasarkan pemantauan terbaru, sejumlah komoditas strategis yang sebelumnya mengalami kenaikan kini mulai menunjukkan tren penurunan harga.

 

Perkembangan tersebut disampaikan Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara virtual dari Ruang Rapat Bupati Pulang Pisau, Senin (15/6/2026).

 

Selain membahas pengendalian inflasi, rapat juga mengagendakan dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan Nonton Bareng Piala Dunia FIFA 2026 serta penandatanganan Surat Edaran Bersama tentang Sinergi Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

 

Jayadikarta mengatakan, rapat koordinasi inflasi yang dilaksanakan secara rutin setiap pekan menjadi sarana pemerintah pusat dan daerah untuk memantau perkembangan harga bahan pokok sekaligus merumuskan langkah antisipasi apabila terjadi gejolak pasar.

 

Menurutnya, laporan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Pulang Pisau menunjukkan adanya penurunan harga pada beberapa komoditas yang sebelumnya mengalami lonjakan.

 

Harga bawang merah yang sempat mencapai Rp80 ribu per kilogram kini turun menjadi sekitar Rp63.333 per kilogram. Sementara harga cabai rawit yang sebelumnya berada di angka Rp116 ribu per kilogram kini turun menjadi sekitar Rp96.666 per kilogram.

 

“Penurunan harga ini menjadi sinyal positif bahwa langkah pengendalian inflasi yang dilakukan mulai memberikan hasil sehingga kondisi pasar lebih terkendali,” ujar Jayadikarta.

 

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau akan terus melakukan pemantauan harga di pasar serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait guna menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga kebutuhan masyarakat.

 

Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga dan inflasi daerah dapat dikendalikan secara berkelanjutan.

Jurnalis : Husin

Red/Anto Prayoga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *