Dandim 1015/Sampit Ikuti Upacara Pemberangkatan Jenazah Prajurit yang Gugur dalam Satgas Udara Penanggulangan Karhutla

Institusi TNI31 Dilihat

Seruyan, mitratnipolri.co.id

 

Komandan Kodim 1015/Sampit, Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, S.I.P., mengikuti upacara pemberangkatan jenazah secara militer almarhum Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo, prajurit TNI Angkatan Darat yang gugur akibat kecelakaan helikopter Water Bombing Penerbad jenis MI-17V5 dengan nomor registrasi HA-5235 saat melaksanakan tugas dalam Satgas Udara Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung di Kabupaten Seruyan, Sabtu (7/11/2026).

 

Upacara pemberangkatan jenazah dilaksanakan di Bandara Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, dengan Inspektur Upacara Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc. Upacara berlangsung khidmat dan penuh haru sebagai bentuk penghormatan militer sekaligus ungkapan rasa kehilangan atas gugurnya seorang prajurit yang telah mengabdikan diri demi kepentingan bangsa dan negara.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pangdam XXII/Tambun Bungai, Gubernur Kalimantan Tengah, Kapolda Kalimantan Tengah, Pangdivif 3/Kostrad, Danrem 102/Pjg, Asops Kasdam XXII/TB, Kasintel Kasrem 102/Pjg, Kasipers Kasrem 102/Pjg, Karoum Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Dansat Brimob Polda Kalimantan Tengah, Bupati Seruyan, Wakil Ketua DPRD Seruyan, Dandim 1015/Sampit, Kapolres Seruyan, Kajari Seruyan, Sekda Kabupaten Seruyan, Danyon TP 923/Mentaya, Dandenpom XXII-1/Sampit, pejabat perwakilan BNPB, perwakilan BPBD Kabupaten Seruyan, Kepala Basarnas Palangka Raya, Kadishub Seruyan, Kadis PU Kabupaten Seruyan, Kepala TNTP, Danramil 1015-09/Seruyan Hilir, Pasintel Kodim 1015/Sampit, Pasi Pers Kodim 1015/Sampit, Camat Seruyan Hilir, serta jajaran Forkopimda dan pejabat TNI-Polri.

 

Almarhum Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo merupakan salah satu kru helikopter Water Bombing MI-17V5 TNI AD dengan nomor registrasi HA-5235. Almarhum bertugas sebagai Ba Fourier Siud Heli Serbu I Flite Heli B Dron 31/AYC Puspenerbad. Helikopter tersebut mengalami kecelakaan saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan melalui operasi water bombing di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan.

Usai upacara pemberangkatan, jenazah diberangkatkan menggunakan pesawat CASA 212-200 MPA milik Penerbal TNI Angkatan Laut dengan nomor registrasi P-8202 dari Bandara Kuala Pembuang menuju Bandara Dhoho, Kediri, Jawa Timur.

 

Setibanya di Kediri, jenazah almarhum akan dibawa menuju rumah duka yang beralamat di Dusun Jatirejo, RT 20/RW 07, Desa Gandusari, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Selanjutnya, almarhum direncanakan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Trenggalek melalui upacara pemakaman militer dengan Inspektur Upacara Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.

 

Gugurnya prajurit dalam pelaksanaan tugas tersebut menjadi duka mendalam bagi seluruh keluarga besar TNI Angkatan Darat. Pengabdian dan pengorbanan almarhum merupakan bukti nyata dedikasi seorang prajurit dalam menjalankan tugas kemanusiaan, melindungi masyarakat, serta menjaga keselamatan lingkungan dari ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan.

 

Pengorbanan adalah kehormatan, pengabdian menjadi teladan. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan.

 

Sumber: Kodim 1015/Sampit

Jurnalis: Husin Kaperwil Kalteng/Derry Humas

Red/Anto Prayoga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *