Kubu Raya, mitratnipolri.co.id
Kodam XII/Tanjungpura kembali menegaskan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Sudirman, Makodam XII/Tpr, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten Intelijen Kepala Staf Kodam (Asintel Kasdam) XII/Tpr, Kolonel Arm Eko Pristiono, S.H., M.I.Pol. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka dan diikuti oleh seluruh satuan jajaran Kodam XII/Tpr melalui sambungan konferensi video (video conference/vicon).

Dalam sambutan Pangdam XII/Tpr yang dibacakannya, Kolonel Arm Eko Pristiono menekankan pentingnya kegiatan P4GN dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) militer yang unggul, profesional, dan berintegritas tinggi.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat terwujud SDM yang berkualitas serta menjadikan wilayah Kodam XII/Tpr sebagai wilayah Bersih Narkoba (Bersinar). Selain itu, diharapkan seluruh prajurit memiliki ketahanan diri agar tidak terpapar narkoba, sehingga mampu menjadi prajurit yang profesional dan berintegritas,” ujar Kolonel Arm Eko Pristiono.
Ia juga menyoroti kondisi geografis wilayah teritorial Kodam XII/Tpr yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Kondisi tersebut menuntut kewaspadaan ekstra dari seluruh prajurit, khususnya yang bertugas di wilayah perbatasan.

Pada tahun 2026, Satgas Pengamanan Perbatasan Wilayah Darat RI–Malaysia (Satgas Pamtas Wilrat RI–Malaysia) berhasil mengungkap 12 kasus narkoba dengan barang bukti berupa 128.572,04 gram sabu, 12.319,6 gram ganja, dan 6.651 butir pil ekstasi.
“Narkoba merupakan ancaman yang selalu mengintai kita. Terlebih, beberapa wilayah kita yang berbatasan langsung dengan Malaysia sangat rawan menjadi jalur masuk dan keluarnya narkoba,” tegasnya.
Sebagai bentuk sinergi lintas fungsi, kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari satuan internal Kodam XII/Tpr, yakni Pomdam XII/Tpr, Kesdam XII/Tpr, dan Kumdam XII/Tpr. Para narasumber menyampaikan materi secara komprehensif mengenai berbagai aspek bahaya narkoba, mulai dari penegakan hukum, dampak terhadap kesehatan, hingga konsekuensi hukum dan disiplin militer bagi prajurit yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.
Pada akhir sambutannya, Kolonel Arm Eko Pristiono berharap kegiatan edukatif tersebut dapat meningkatkan kesadaran seluruh prajurit sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan dari ancaman peredaran gelap narkotika.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan edukasi kepada seluruh peserta agar memahami secara mendalam bahaya dan dampak penyalahgunaan narkoba. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kekompakan antarprajurit dalam menjaga wilayah dari ancaman peredaran narkotika, meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan instansi terkait, serta memperkuat komitmen bersama dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Kodam XII/Tpr,” pungkasnya.
Sumber: Penerangan Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura
Jurnalis: Husin Kaperwil Kalbar/Derry Humas
Red/Anto Prayoga
