Majalengka – Jawa Barat, mitratnipolri.co.id
Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, Paguyuban Sauyunan Jaga Lembur RT 02 RW 06 Desa Sutawangi menggelar aksi gotong royong masif untuk menata, merias, dan mempercantik lingkungan pemukiman mereka.
Di tengah maraknya tradisi bersolek kawasan karena kompetisi antarwilayah, Paguyuban Sauyunan Jaga Lembur menegaskan bahwa aksi penataan lingkungan yang mereka lakukan sama sekali bukan didasari oleh perlombaan atau penilaian dari pemerintah.
Bentuk Penghormatan Tulus dan Pelestarian Tradisi Luhur
Pendiri Paguyuban Sauyunan Jaga Lembur, Herman Budiantoro, menyampaikan bahwa keindahan dan kerapian lingkungan yang diciptakan adalah wujud tulus rasa hormat, rasa syukur, serta apresiasi setinggi-tingginya kepada para pahlawan bangsa yang telah mengorbankan jiwa, raga, harta, hingga keluarga demi kemerdekaan Indonesia.
“Tanpa ada perlombaan dari pemerintah pun, kami di Paguyuban Sauyunan Jaga Lembur akan tetap mempercantik, merapikan, dan menata lingkungan ini agar nyaman, asri, dan enak dipandang. Ini adalah cara sederhana kami menghormati darah dan keringat para pejuang,” tegas Herman Budiantoro.
Pesta Rakyat: Perlombaan Tradisional Lintas Generasi
Sebagai bagian dari komitmen mengisi kemerdekaan dan menjaga tradisi budaya yang diwariskan secara turun-temurun, Paguyuban Sauyunan Jaga Lembur turut menghadirkan ragam perlombaan tradisional untuk memeriahkan suasana.
Kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan kebahagiaan dan mempererat tali silaturahmi bagi seluruh lapisan masyarakat:
- Anak-anak: Memupuk keceriaan, rasa percaya diri, dan mengenalkan permainan/olahraga tradisional sejak dini.
- Pemuda-Pemudi: Membakar semangat kebersamaan, sportivitas, dan gotong royong antar-generasi muda.
- Masyarakat Umum: Menjadi wadah keakraban seluruh warga RT 02 RW 06 dan umumnya warga Sutawangi tanpa memandang usia.
Melalui perlombaan tradisional ini, kebahagiaan setelah masa-masa perjuangan dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh warga sebagai generasi penerus bangsa.
Menikmati Buah Kemerdekaan dan Menyiapkan Generasi Emas 2045
Selama 81 tahun Indonesia merdeka, masyarakat dapat merasakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang damai, aman, serta bebas dari tekanan penjajahan. Kemudahan mengakses pendidikan dan penghidupan yang layak adalah nikmat kemerdekaan yang patut disyukuri.
Melalui inisiatif ini, Herman Budiantoro / lebih akrab di sapa kang Totong bersama Paguyuban Sauyunan Jaga Lembur berfokus pada:
- Menjaga Tradisi Luhur: Mengisi kemerdekaan dengan kegembiraan rakyat dan kebudayaan lokal yang diwariskan para leluhur.
- Memperkuat Sinergi: Membangun rasa saling percaya antara masyarakat dan pemerintah demi keutuhan bangsa.
- Mendukung Indonesia Emas 2045: Menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan aksi positif pada generasi muda agar siap meneruskan tongkat estafet kepemimpinan nasional.
Satu Rasa, Satu Jiwa untuk NKRI
Melalui momen HUT RI ke-81 ini, warga RT 02 RW 06 Desa Sutawangi ingin menyatukan rasa kebahagiaan yang sama sebagaimana yang dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke.
“Apa yang kami lakukan mungkin hanya hal kecil yang belum tentu berarti besar bagi bangsa ini. Namun, dengan menjaga kebahagiaan warga melalui tradisi lomba dan memelihara lingkungan, kami yakin inilah kontribusi nyata kami untuk negeri. Sukses selalu untuk kita semua, jaya selalu bangsaku. Jiwa raga kami untuk Indonesia, NKRI Harga Mati!” tutup Herman Budiantoro.
Sumber: Humas Paguyuban Sauyunan Jaga Lembur
