GUNUNG MAS, mitratnipolri.co.id
Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat di wilayah Kabupaten Gunung Mas. Babinsa Koramil 1018-03/Rungan, Koptu Anggi Robi Ardiansyah, mengikuti apel gabungan sekaligus melaksanakan patroli terpadu di Posko Pencegahan Karhutla yang dipusatkan di Kelurahan Rabambang, Kecamatan Rungan Barat, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut melibatkan personel gabungan dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran, terutama di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi selama musim kemarau. Patroli difokuskan pada lahan kosong serta area gambut milik masyarakat yang berpotensi menjadi titik munculnya api.

Selain melakukan pemantauan di lapangan, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya mencegah kebakaran sejak dini. Warga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan serta berdampak terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.
Koptu Anggi Robi Ardiansyah mengatakan, patroli rutin menjadi salah satu langkah preventif untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman dari ancaman karhutla sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

“Patroli ini merupakan upaya rutin untuk memastikan wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Kami juga mengajak masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat menimbulkan dampak yang sangat merugikan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim patroli turut melakukan pengecekan terhadap sejumlah sumber air, seperti embung dan kanal, yang dipersiapkan sebagai sarana pendukung apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam proses pemadaman.
“Ketersediaan sumber air menjadi salah satu faktor penting dalam mengantisipasi Karhutla. Karena itu kami memastikan embung dan kanal di sekitar lokasi masih dapat dimanfaatkan jika dibutuhkan,” tambahnya.
Selama patroli berlangsung, personel gabungan menyisir sejumlah titik yang dinilai rawan kebakaran sekaligus memantau kondisi lingkungan untuk memastikan tidak terdapat aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen aparat kewilayahan dalam memperkuat pencegahan karhutla melalui patroli rutin, deteksi dini, dan edukasi kepada masyarakat, sehingga risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Rungan Barat dapat diminimalkan.
Jurnalis : Husin/Kaperwil Kalteng
Red/Anto Prayoga
