Kuala Kapuas, mitratnipolri.co.id
Asosiasi Bawi Dayak, Budaya, dan Pariwisata (ASBADATA) Kabupaten Kapuas memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus periode 2026–2031 di Gedung Lawang Kameloh, Jalan R.A. Kartini, Kelurahan Selat Tengah, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua ASBADATA Provinsi Kalimantan Tengah, Guntur Talajang selaku Dewan Pembina ASBADATA Provinsi Kalimantan Tengah, perwakilan Dandim 1011/Kuala Kapuas, perwakilan Kapolres Kapuas, Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kapuas, Ketua ASBADATA Kabupaten Kapuas, Ketua ASBADATA Kabupaten Barito Utara, para anggota ASBADATA, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, penampilan Tari Bawi Dayak, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan Mars Bawi Dayak, pembacaan doa, laporan ketua panitia, sambutan para tokoh, pengukuhan pengurus ASBADATA Kabupaten Kapuas periode 2026–2031, pemotongan tumpeng, ramah tamah, dan ditutup dengan penutupan acara.
Ketua ASBADATA Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Muliadina M. Lewis, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan HUT ke-8 merupakan momentum untuk memperkuat peran perempuan Dayak dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya. Menurutnya, perempuan Dayak memiliki tanggung jawab moral sekaligus peran strategis untuk memastikan nilai-nilai budaya tetap lestari dan diwariskan kepada generasi penerus.

Ia juga menegaskan komitmen ASBADATA untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan, pelestarian seni dan budaya, serta pengembangan sektor pariwisata di Kalimantan Tengah.
Selain itu, keberadaan ASBADATA yang kini telah berkembang di berbagai kabupaten dan kota diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, dan promosi potensi daerah.
Sementara itu, Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kapuas mengajak perempuan Dayak untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah sekaligus mendukung program-program pemerintah. Menurutnya, ASBADATA merupakan mitra strategis lembaga adat dalam menjaga kelestarian seni, budaya, dan pariwisata agar tetap eksis di tengah perkembangan zaman.
Ia menilai keberadaan ASBADATA menjadi bukti nyata bahwa perempuan Dayak mampu berkontribusi dalam membangun kesejahteraan masyarakat melalui pelestarian budaya dan pengembangan potensi daerah.
Pada kesempatan tersebut, ASBADATA Kabupaten Kapuas juga mengukuhkan kepengurusan periode 2026–2031. Febriani, S.Pd., dipercaya sebagai Ketua ASBADATA Kabupaten Kapuas, didampingi Mulia Idah, S.Pd.SD., sebagai Wakil Ketua, bersama 44 anggota yang akan menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan.
Melalui peringatan HUT ke-8 ini, ASBADATA Kabupaten Kapuas menegaskan komitmennya untuk terus mendorong perempuan Dayak menjadi pelopor pelestarian budaya, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam mengembangkan pariwisata berbasis kearifan lokal.
Jurnalis : Husin/Kaperwil Kalteng
Red/Anto Prayoga
