TIGA JAM BERJIBAKU, POLRES GUNUNG MAS DAN TIM GABUNGAN PADAMKAN KARHUTLA DI JALUR KURUN-TEWAH

KUALA KURUN, mitratnipolri.co.id

Polres Gunung Mas bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan TNI berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang membakar sekitar 2 hektare lahan di Jalan Lintas Kurun-Tewah, Kabupaten Gunung Mas, Sabtu (22/8/2026).

 

Kebakaran diketahui sekitar pukul 11.00 WIB setelah Posko Karhutla menerima informasi mengenai adanya titik panas. Petugas kemudian melakukan koordinasi untuk memastikan lokasi sebelum mengerahkan tim gabungan ke tempat kejadian.

Titik kebakaran berada di Jalan Lintas Kurun-Tewah, dengan koordinat lintang -1.108026 dan bujur 113.827431. Setelah lokasi dipastikan, personel gabungan segera bergerak untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke area sekitarnya.

 

Sebanyak 20 personel dikerahkan dalam penanganan tersebut, terdiri atas 13 personel Polres Gunung Mas, enam personel BNPB, dan satu personel TNI. Tim gabungan dipimpin KBO Sabhara Polres Gunung Mas Ipda M. Yamani, S.H., bersama Pamapta III Aiptu Devie Priyanto.

 

Proses pemadaman didukung satu unit kendaraan R4 Lantas, satu unit kendaraan R6 AWC, dan satu unit kendaraan R4 BNPB. Seluruh sarana tersebut digunakan untuk mendukung upaya pemadaman dan pembasahan di lokasi.

Mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., Pamapta III Polres Gunung Mas Aiptu Devie Priyanto mengatakan bahwa kecepatan koordinasi menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan Karhutla.

 

“Begitu posisi titik diketahui, personel gabungan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Selama penanganan, kami tetap berkoordinasi agar upaya pemadaman dapat berjalan dengan baik,” ujar Aiptu Devie saat dikonfirmasi PS Kasihumas Polres Gunung Mas Ipda Abner, S.Sos., Minggu (23/8/2026) pagi.

 

Menurutnya, kerja sama antara Polri, BNPB, dan TNI diperlukan untuk mempercepat penanganan kebakaran. Setiap unsur menjalankan tugas sesuai perannya untuk mendukung proses pemadaman di lapangan.

 

Pemadaman berlangsung selama kurang lebih tiga jam, mulai sekitar pukul 11.00 WIB hingga api berhasil dikendalikan dan dipadamkan pada pukul 14.00 WIB. Petugas juga melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali muncul.

 

Selama proses penanganan, aspek keselamatan personel tetap menjadi perhatian. Kondisi medan dan situasi di lokasi menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah pemadaman.

 

“Keselamatan personel tetap menjadi perhatian selama bertugas. Karena itu, koordinasi dan pelaksanaan tindakan di lapangan harus dilakukan secara terukur sesuai kondisi,” kata Aiptu Devie.

 

Penanganan Karhutla di Jalan Lintas Kurun-Tewah menunjukkan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan unsur penanggulangan bencana. Respons yang cepat dan koordinasi yang baik menjadi bagian penting untuk mencegah kebakaran meluas serta mengurangi dampak terhadap lingkungan dan masyarakat.

 

Polres Gunung Mas bersama BNPB dan TNI akan terus memperkuat koordinasi dalam penanganan Karhutla. Sinergi lintas sektor diharapkan dapat mendukung respons yang cepat, tepat, dan terukur terhadap setiap kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Gunung Mas.

 

Jurnalis : Husin/Kaperwil Kalteng

Red/Anto Prayoga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *