SPN POLDA KALTENG TINGKATKAN KOMPETENSI PENDIDIK DAN PENGASUH SISWA DIKTUKBA POLRI

Institusi Polri30 Dilihat

PULANG PISAU, mitratnipolri.co.id

Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalimantan Tengah menggelar pelatihan peningkatan kemampuan bagi pendidik dan pengasuh Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di SPN Polda Kalteng, Bukit Rawi, Kabupaten Pulang Pisau, Selasa (14/7/2026).

 

Kegiatan dibuka oleh Kepala Korps Siswa (Kakorsis) SPN Polda Kalteng AKBP Imam Riyadi, S.H., mewakili Kepala SPN Polda Kalteng Kombes Pol. Dharmeshwara Hadi Kuncoro, S.I.K. Turut hadir Pelaksana Sementara (Ps.) Kasubbagevadasi SPN Polda Kalteng AKP Nurhadi bersama 30 pendidik dan pengasuh yang akan bertugas mendampingi Siswa Diktukba Polri Tahun Anggaran 2026.

 

Pelatihan tersebut menghadirkan Kasubbiddokpol Biddokkes Polda Kalteng, Pembina Tingkat I dr. Rery Herman L., M.M., sebagai narasumber. Dalam sesi pembekalan, peserta mendapatkan materi mengenai penanganan cedera, pertolongan pertama, serta aspek kesehatan yang diperlukan dalam mendukung proses pendidikan dan pembinaan siswa selama menjalani pendidikan.

 

Selain pembekalan kesehatan, kegiatan juga membahas implementasi kurikulum terbaru berbasis Outcome Based Education (OBE) yang diterapkan oleh Lemdiklat Polri. Kurikulum tersebut didukung penggunaan Learning Management System (LMS) sebagai bagian dari transformasi pembelajaran guna meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan prima Kepolisian.

 

Tak hanya itu, pelatihan juga menitikberatkan pada penguatan sinergi tiga pilar utama dalam proses pendidikan, yakni pendidik, pelatih, dan pengasuh. Ketiganya diharapkan mampu bekerja secara terpadu dalam membentuk Bintara Polri yang profesional, berintegritas, dan siap menjalankan tugas di lapangan.

 

Dalam arahannya, Kakorsis SPN Polda Kalteng AKBP Imam Riyadi mengingatkan seluruh pendidik dan pengasuh agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, kualitas lulusan Diktukba Polri sangat ditentukan oleh proses pembinaan yang dilakukan selama menjalani pendidikan di SPN.

 

“Kepercayaan yang diberikan kepada rekan-rekan sebagai pendidik dan pengasuh harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Keberhasilan para siswa saat melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah nantinya merupakan cerminan dari apa yang kita ajarkan, kita didik, dan kita tanamkan selama mereka mengikuti pendidikan di SPN,” tegas AKBP Imam Riyadi.

Jurnalis : Husin

Red/Anto Prayoga 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *