Solid di Lapangan, Satgas Darat Dipimpin Pangdam XII/Tpr Dinilai Efektif Tangani Karhutla

Institusi TNI10 Dilihat

Kubu Raya, mitratnipolri.co.id

Efektivitas dan kekompakan Komando Satuan Tugas (Satgas) Darat Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kalimantan Barat yang dipimpin Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., mendapat apresiasi dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto.

 

Apresiasi tersebut disampaikan Kepala BNPB saat memimpin Rapat Teknis Pengendalian Karhutla Wilayah Kalimantan Barat di Posko Satgas Udara Lanud Supadio, Kubu Raya, Jumat (4/9/2026). Rapat strategis tersebut turut dihadiri Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Barat.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan, pencapaian tim darat di bawah komando Pangdam XII/Tpr selaku Dansatgas Darat merupakan salah satu capaian terbesar dalam operasi pemadaman karhutla harian secara nasional.

 

Dari sekitar 802 hektare lahan yang terbakar, Satgas Darat yang dikerahkan secara masif berhasil memadamkan kebakaran di area seluas lebih dari 432 hektare.

 

“Satgas Darat ini, Panglima, saya apresiasi. Ini sangat baik. Saya punya data di beberapa provinsi. Hasil yang dicapai Kalimantan Barat dalam operasi harian ini termasuk yang paling besar. Berarti, kekompakan Satgas Darat ini luar biasa,” tegas Suharyanto.

 

Apresiasi tersebut menjadi bukti peran jajaran TNI bersama tim gabungan di bawah komando Dansatgas Darat dalam menangani karhutla, termasuk menerobos medan yang sulit, khususnya di kawasan lahan gambut. Kondisi lahan gambut yang terbakar berpotensi terus menghasilkan asap pekat dan menyengat yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk penerbangan di Bandara Internasional Supadio.

 

Guna memperkuat upaya Satgas Darat di lapangan, BNPB bersama kementerian/lembaga terkait telah menyiapkan tambahan dukungan armada udara. Selain sembilan helikopter water bombing yang telah beroperasi, tiga unit helikopter Chinook bantuan dari Tentara Bela Diri Jepang dijadwalkan tiba pada Kamis (10/9/2026). Selain itu, dua unit pesawat CASA terus disiagakan untuk mengoptimalkan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) guna memicu terjadinya hujan buatan.

 

Jurnalis : Husin/Kaperwil Kalteng

Red/Anto Prayoga 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *