PULANG PISAU, mitratnipolri.co.id
Respons cepat ditunjukkan tim gabungan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Kantan Atas, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Sabtu (18/7/2026). Berkat kolaborasi antara TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan pihak perusahaan, api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke kawasan lainnya.
Operasi pemadaman dilakukan di titik koordinat S-2.96671 dan E 114.02982 dengan mengerahkan personel dari berbagai unsur. Tim gabungan terdiri atas dua personel TNI, lima personel Polri, tujuh anggota MPA Desa Kantan Atas, lima anggota MPA Desa Gandang Barat, serta enam personel dari PT SCP1.

Untuk mendukung proses pemadaman, petugas mengoperasikan satu unit mobil personel, 10 unit sepeda motor, tiga unit mesin pompa Robin, serta satu unit mesin pompa jinjing Mini Strike Honda. Peralatan tersebut dimanfaatkan untuk mempercepat penanganan api di lokasi kebakaran.
Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, lahan yang terbakar merupakan area perkebunan dan semak belukar milik Bapak Putu dan Bapak Zulham dengan luas yang diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare.
Dalam pelaksanaannya, tim gabungan sempat menghadapi kendala akibat terbatasnya akses terhadap sumber air. Parit yang menjadi lokasi pengambilan air tertutup lebat oleh rumput, sehingga personel harus terlebih dahulu membersihkan dan membuat akses agar air dapat digunakan untuk mendukung proses pemadaman.
Meski menghadapi hambatan di lapangan, koordinasi yang baik antarpersonel membuat upaya pemadaman berjalan efektif. Sinergi seluruh unsur yang terlibat menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran, sehingga potensi meluasnya api dapat dicegah sekaligus meminimalkan dampak terhadap lingkungan maupun masyarakat di sekitar lokasi.
Jurnalis : Husin/Kaperwil Kalteng
Red/Anto Prayoga
