Palangka Raya, mitratnipolri.co.id
Sebuah rumah beserta gudang yang berada di Jalan Pasendeng, Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dilanda kebakaran pada Sabtu (30/5/2026) siang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.25 WIB dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.26 WIB.
Rumah yang terbakar diketahui milik Baraun Eren (61). Bangunan rumah berukuran sekitar 8 x 6 meter dengan konstruksi kayu dan atap seng. Selain rumah, sebuah gudang berukuran sekitar 6 x 5 meter yang juga berbahan kayu dan beratapkan seng turut hangus dilalap api.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kebakaran pertama kali diketahui setelah terdengar suara ledakan dari arah bangunan yang terbakar.
Saksi bernama Wanda mengaku saat kejadian sedang beristirahat di rumahnya. Sekitar pukul 12.28 WIB, ia mendengar suara ledakan dan segera keluar rumah untuk memeriksa sumber suara tersebut.
“Saat keluar rumah, saya melihat api sudah mulai membesar. Saya langsung mengambil ember dan berteriak meminta bantuan warga karena terjadi kebakaran,” ujarnya.
Sementara itu, saksi lainnya, Rina Situmorang, mengatakan dirinya sedang berada di dapur rumah ketika mendengar teriakan warga yang memberitahukan adanya kebakaran.
“Mendengar teriakan tersebut, saya langsung keluar rumah dan ikut meminta bantuan warga sekitar untuk membantu penanganan kebakaran,” katanya.
Sejumlah tim pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. Adapun unsur yang terlibat antara lain Pemadam Kebakaran Provinsi Kalimantan Tengah, Damkar Swadaya Masyarakat, Damkarhutla Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Pemadam Kota Palangka Raya, serta Damkar Emergency Kereng.
Berkat kerja sama seluruh personel dan warga setempat, api berhasil dipadamkan dalam kondisi aman dan terkendali.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan rumah dan gudang mengalami kerusakan berat. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp120 juta.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan sementara, cepatnya penyebaran api dipengaruhi oleh konstruksi bangunan yang mayoritas terbuat dari kayu sehingga api dengan mudah membesar dan merambat ke seluruh bagian bangunan.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan yang menggunakan material mudah terbakar.
Jurnalis : Husin
Red/Anto Prayoga
