Seusama Peduli Bangun 7 Sumur Bor untuk Dayah dan Meunasah di Aceh Utara

Info Publik178 Dilihat

Aceh Utara, mitratnipolri.co.id

Di tengah luka yang belum pulih akibat banjir besar yang melanda Aceh Utara, secercah harapan kembali mengalir bersama air bersih.

Melalui misi kemanusiaan Banjir Aceh periode Desember 2025 hingga Februari 2026, Seusama (Seuramoe Syedara Lhokseumawe) dalam program SEUSAMA PEDULI didukung oleh Masjid Raya Al Ittihad MT Salsabila Tebet dan para donatur lain menyalurkan 7 unit sumur bor siap pakai di Kecamatan Langkahan dan Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara.

Sumur bor tersebut diperuntukkan bagi meunasah dan balai pengajian yang selama ini menjadi pusat ibadah, pendidikan agama, dan aktivitas sosial masyarakat. Kehadiran fasilitas air bersih ini menjadi sangat krusial, mengingat banjir sebelumnya telah meluluhlantakkan sarana dan prasarana dasar warga, termasuk sumber air untuk wudhu dan kebutuhan harian santri.

Ketua Seusama, Zulkifli Ibrahim, menyampaikan bahwa program sumur bor ini merupakan hasil kolaborasi dan kepedulian para donatur se-Jabodetabek yang tergerak melihat besarnya dampak bencana di Aceh, khususnya Aceh Utara.

“Program sumur bor ini adalah wujud nyata kepedulian para donatur terhadap saudara-saudara kita yang terdampak banjir. Seusama hadir tidak hanya saat tanggap darurat, tetapi juga akan terus bersama masyarakat di masa pemulihan,” ujar Zulkifli.

Ia berharap, keberadaan sumur bor tersebut dapat membantu masyarakat dan para santri dalam menjalankan ibadah, terlebih menjelang dan selama bulan suci Ramadhan, ketika kebutuhan air bersih untuk bersuci dan aktivitas ibadah meningkat tajam.

“Semoga air yang mengalir dari sumur ini menjadi sumber keberkahan, menguatkan ibadah, dan menjadi amal jariyah bagi seluruh donatur,” tambahnya.

Namun, di balik rasa syukur itu, masih tersimpan harapan besar. Sejumlah Dayah dan Balai Pengajian lain di Kecamatan yang sama hingga kini masih mengalami keterbatasan akses air bersih pascabanjir. Mereka berharap program kemanusiaan ini dapat terus berlanjut agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Harapan tersebut disampaikan langsung oleh para Pimpinan Dayah dan Balai Pengajian kepada Abu Yan, selaku pelaksana lapangan program, saat proses pemasangan dan serah terima sumur bor.

“Air bersih bagi kami bukan sekadar kebutuhan, tapi penopang kehidupan dan ibadah. Kami berharap program seperti ini dapat terus dilanjutkan,” ungkap salah satu pimpinan dayah.

Sebagian Pimpinan Dayah juga sangat mengharapkan Seusama dapat membantu
Bantuan Tambahan yang Masih Sangat Dibutuhkan
Selain pembangunan dan penambahan sumur bor, saat ini Dayah dan Balai Pengajian di Kecamatan Langkahan dan Jambo Aye juga sangat membutuhkan bantuan sarana keagamaan, berupa:

Al-Qur’an dan Kitab-Kitab Pengajian:
Al-Qur’an
Kitab Bajuri
Kitab Jannah
Kitab Mahalli
Kitab Tafsir Jalalen
Kitab-kitab tersebut menjadi rujukan utama dalam proses belajar-mengajar para santri, yang sebagian besar rusak atau hilang akibat banjir.

Seusama menegaskan komitmennya untuk terus menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dan masyarakat Aceh.

Uluran tangan yang kembali terhimpun diyakini mampu menghadirkan lebih banyak sumur bor, menghidupkan kembali aktivitas ibadah, serta mengembalikan senyum di wajah para santri dan masyarakat yang terdampak.

Abuyan

Editor : Taufik S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *