Pangkalan Bun, mitratnipolri.co.id
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memperketat pengawasan di kawasan Jalan Sutan Syahrir, tepat di depan RSUD Sultan Imanuddin, Jumat (12/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan area tersebut tetap bebas dari aktivitas pedagang kaki lima (PKL) setelah proses relokasi ke lokasi baru di Jalan Jenderal Sudirman.
Dari hasil pemantauan petugas di lapangan, tidak ditemukan lagi aktivitas jual beli maupun keberadaan lapak PKL di sepanjang ruas jalan depan rumah sakit. Kawasan yang sebelumnya menjadi titik aktivitas perdagangan kini tampak lebih tertib dan bersih, sekaligus mendukung kelancaran lalu lintas serta akses masyarakat yang memanfaatkan layanan kesehatan.
Kegiatan pengamanan dimulai sejak pukul 07.00 WIB dan dipimpin Wakil Komandan Regu 4 Satpol PP Kobar, Moch. Hadrom, bersama personel Regu 4. Pengawasan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan para pedagang mematuhi kebijakan relokasi dan menempati lokasi yang telah disiapkan.
Sebagai langkah antisipasi, Satpol PP akan terus menempatkan personel secara berkala dan melakukan pengamanan penuh selama sepekan ke depan. Upaya ini bertujuan mencegah kembalinya aktivitas perdagangan di kawasan yang telah ditertibkan.
Hadrom menegaskan, pihaknya tidak akan ragu mengambil tindakan sesuai aturan apabila masih ditemukan pedagang yang kembali berjualan di area yang telah ditetapkan sebagai zona larangan.
“Kami mengimbau seluruh pedagang agar memanfaatkan lokasi baru yang telah disediakan pemerintah. Pengawasan akan terus dilakukan secara konsisten guna menjaga ketertiban umum, kenyamanan masyarakat, serta mendukung kelancaran aktivitas di sekitar rumah sakit,” katanya.
Pada hari pertama pelaksanaan pengamanan pascarelokasi, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan maupun penolakan dari pihak mana pun. Kondisi di lapangan terpantau aman dan kondusif.
Satpol PP Kobar berharap dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat dapat terus terjalin sehingga upaya penataan kawasan perkotaan berjalan optimal serta menciptakan lingkungan yang lebih tertib, nyaman, dan representatif bagi masyarakat.
Jurnalis : Husin
Red/Anto Prayoga
