SANGAT MEMPRIHATINKAN! Dinding Bambu Lapuk dan Lapuk Dimakan Usia, Pasutri Lansia di Hambaro Desak Bantuan Rutilahu Pemerintah

Info Publik15 Dilihat

BOGOR, mitratnipolri.co.id

Potret kelam kemiskinan masih membayangi warga di pelosok Kabupaten Bogor. Pasangan suami istri paruh baya, Pak Janim dan Ibu Katik, harus bertahan hidup di sebuah rumah tidak layak huni yang kondisinya kian mengkhawatirkan. Hunian berbahan bilik bambu lapuk tersebut berlokasi di Kampung Sibentang, RT 04/RW 05, Desa Hambaro, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

​Kondisi bangunan yang sudah reot dan miring ini mengancam keselamatan penghuninya setiap saat. Ketika hujan deras mengguyur disertai angin kencang, atap dan dinding bambu rumah tak lagi mampu memberikan perlindungan. Ketakutan akan bangunan yang roboh terus membayangi keseharian pasangan ini.

​Melihat kondisi yang tergolong darurat tersebut, Pemerintah Desa Hambaro, Pemerintah Kabupaten Bogor, hingga instansi terkait didesak untuk segera turun tangan. Bantuan melalui Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) menjadi prioritas mendesak yang sangat diharapkan oleh Pak Janim dan Ibu Katik agar mereka bisa tinggal di hunian yang aman, nyaman, dan bermartabat.

​Penanganan cepat berupa verifikasi dan pendataan di lapangan oleh pihak berwenang sangat dinantikan. Kasus ini menjadi pengingat nyata bahwa pemerataan bantuan sosial harus tepat sasaran dan menyentuh warga yang benar-benar membutuhkan.

​Kepedulian tidak boleh berhenti pada jargon dan empati semata. Tindakan nyata dari pemerintah daerah maupun uluran tangan para dermawan sangat dinantikan demi mengembalikan hak hidup layak bagi Pak Janim dan Ibu Katik.

​(Laporan: Abdul / Kabiro Kabupaten Bogor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *