Kapuas Hulu, mitratnipolri.co.id
Personel Polsek Silat Hulu Polres Kapuas Hulu bersama Koramil Silat Hulu melaksanakan pengecekan dan pencarian titik api (hotspot) sebagai langkah antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Silat Hulu, Minggu sore (2/8/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah aplikasi Lancang Kuning mendeteksi adanya satu titik hotspot dengan tingkat kepercayaan sedang (medium) di wilayah Desa Dangkan Kota, Kecamatan Silat Hulu.
Kapolsek Silat Hulu AKP Jaspian mengatakan, setelah menerima informasi terkait adanya titik hotspot tersebut, personel Polsek Silat Hulu bersama Koramil Silat Hulu langsung melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan.
“Tim gabungan bersama masyarakat bergerak menuju lokasi sesuai titik koordinat yang terdeteksi. Perjalanan ditempuh sekitar 15 menit menggunakan kendaraan roda dua, kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki melalui jalan setapak menuju lokasi,” ujar AKP Jaspian.
Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan lokasi yang sebelumnya terdeteksi sebagai hotspot dengan luas area sekitar satu hektare. Namun, saat personel tiba di lokasi, kondisi api sudah dalam keadaan padam sehingga tidak ditemukan adanya kebakaran yang masih berlangsung.
Kapolsek menjelaskan, kegiatan pemantauan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan dini terhadap potensi Karhutla. Selain melakukan pengecekan titik api, pihaknya juga terus meningkatkan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar.
“Kami terus mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan karena dapat menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat luas. Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian serta kerja sama dari seluruh pihak,” jelas AKP Jaspian.
Selain melakukan patroli dan pengecekan langsung di lapangan, Polsek Silat Hulu juga memanfaatkan berbagai sistem pemantauan hotspot, seperti aplikasi Lancang Kuning, SIPONGI, BRIN Fire Hotspot, serta aplikasi pendukung lainnya untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.
AKP Jaspian menambahkan, pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Silat Hulu, Koramil, pemerintah desa, pihak perusahaan perkebunan, serta tokoh masyarakat guna meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan Karhutla.
“Kami akan terus membangun sinergi dengan seluruh pihak agar potensi Karhutla dapat dicegah sejak dini. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api,” pungkas AKP Jaspian.
Jurnalis : Husin/Kaperwil Kalteng
Red/Anto Prayoga
