POLSEK MENDAWAI TINDAK LANJUTI HOTSPOT, PASTIKAN API PADAM DAN TIDAK MELUAS

Katingan, mitratnipolri.co.id

Polsek Mendawai bergerak cepat menindaklanjuti temuan titik panas (hotspot) berdasarkan hasil pemantauan satelit NASA-MODIS di wilayah Kecamatan Mendawai, Kabupaten Katingan, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Kapolsek Mendawai IPDA Sudirman, S.Sos., memimpin langsung pengecekan di lokasi hotspot yang berada di kawasan hutan di belakang Desa Mendawai, tepatnya pada koordinat 113.28867 Bujur Timur dan -3.00801 Lintang Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, Polsek Mendawai mengerahkan empat personel bersama tiga anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Mendawai. Tim menuju lokasi menggunakan lima unit sepeda motor dengan membawa satu unit mesin alkon beserta peralatan pemadam kebakaran.

Untuk mencapai titik hotspot, petugas menempuh perjalanan sekitar lima kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 15 menit. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki karena kondisi medan yang cukup berat dan belum tersedia akses jalan yang dapat dilalui kendaraan hingga ke lokasi.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati lahan semak belukar seluas sekitar 30 x 40 meter yang sebelumnya terbakar telah padam. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, tidak ditemukan lagi titik api maupun bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali sehingga api dipastikan tidak akan meluas.

Sebagai bagian dari proses penyelidikan, personel Polsek Mendawai memasang garis polisi (police line) di sekitar lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Hingga saat ini, penyebab kebakaran maupun pihak yang diduga bertanggung jawab atas peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan.

Proses penanganan di lapangan juga menghadapi kendala karena lokasi kejadian belum terjangkau jaringan telekomunikasi. Meski demikian, kegiatan pengecekan dan pengamanan tetap dapat dilaksanakan secara optimal melalui koordinasi langsung antarpersonel di lapangan.

Polsek Mendawai akan terus meningkatkan patroli dan pemantauan terhadap wilayah yang berpotensi terjadi karhutla selama musim kemarau. Masyarakat juga diimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan, sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin dan risiko meluasnya kebakaran dapat dicegah.

Jurnalis : Husin/Kaperwil Kalteng

Red/Anto Prayoga 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *