Seruyan, mitratnipolri.co.id
Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui jajaran Polsek Seruyan Hulu terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana banjir dengan melakukan monitoring debit air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Seruyan, Kamis (28/5/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB tersebut dilaksanakan di sejumlah titik rawan banjir yang berada di wilayah hukum Polsek Seruyan Hulu. Monitoring dilakukan untuk memantau perkembangan volume dan kedalaman air sungai sebagai langkah mitigasi dini di tengah meningkatnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.
Kapolsek Seruyan Hulu, IPDA Robert Sianturi mengatakan hasil pemantauan sementara menunjukkan kondisi debit air DAS Seruyan masih berada pada level aman dan belum mengalami peningkatan signifikan.
“Sejauh ini kondisi debit air masih dalam batas normal dan belum menunjukkan adanya peningkatan yang berpotensi menyebabkan banjir. Namun, kami tetap melakukan pemantauan secara berkala sebagai langkah antisipasi,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan bantaran sungai agar tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Selain melakukan pengecekan debit air, personel Polsek Seruyan Hulu turut berkoordinasi dengan warga setempat guna memperoleh informasi terkini terkait kondisi lingkungan serta potensi gangguan keamanan maupun bencana alam.
Masyarakat diminta segera melaporkan kepada aparat kepolisian atau instansi terkait apabila terjadi kenaikan debit air yang dinilai dapat membahayakan keselamatan warga.
Kegiatan monitoring tersebut merupakan bagian dari upaya kesiapsiagaan Polsek Seruyan Hulu dalam menghadapi potensi bencana alam sekaligus bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat guna menciptakan rasa aman di lingkungan sekitar.
Melalui pemantauan rutin yang dilakukan, diharapkan potensi risiko banjir dapat dideteksi lebih dini sehingga dampak yang mungkin timbul dapat diminimalisasi.
Jurnalis : Husin
Red/Anto Prayoga
