Polres Sukamara Tangani Penemuan Mayat Laki-Laki di Sungai Jelai

Sukamara, mitratnipolri.co.id

Personel Polres Sukamara bersama Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) serta Polsek Sukamara menangani penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di Sungai Jelai, tepatnya di sekitar Jembatan Jelai, Kecamatan Sukamara, Kabupaten Sukamara, Minggu (11/10/2026) pagi.

 

Penemuan tersebut diketahui setelah kepolisian menerima laporan dari masyarakat. Peristiwa bermula ketika seorang warga yang hendak mengambil bubu udang melihat sesosok mayat mengapung di sekitar jembatan. Saksi kemudian menghubungi warga lainnya untuk meminta bantuan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas bersama warga segera menuju lokasi dan mengevakuasi jenazah menggunakan perahu cepat (speedboat). Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Nawawi Mahmuda untuk menjalani pemeriksaan medis sebagai bagian dari proses penanganan lebih lanjut.

 

Dalam penanganan kejadian tersebut, kepolisian telah melakukan sejumlah langkah, antara lain mendatangi dan memeriksa tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan instansi terkait.

 

Hingga saat ini, penyebab kematian korban belum diketahui. Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta dan memastikan penyebab kematian tersebut.

Petugas juga mendalami kemungkinan adanya keterkaitan antara penemuan jenazah tersebut dan penemuan sebuah mobil Toyota Calya berwarna hitam di Jembatan Jelai sehari sebelumnya. Namun, keterkaitan antara kedua peristiwa tersebut belum dapat dipastikan dan masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut.

 

Polres Sukamara mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi mengenai kejadian tersebut. Masyarakat juga diharapkan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta memberikan kesempatan kepada kepolisian untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

 

Kepolisian akan terus melakukan langkah-langkah sesuai prosedur untuk mengungkap fakta di balik penemuan jenazah tersebut.

 

Jurnalis:Husin Kaperwil Kalteng/Dery Humas

Red/Anto Prayoga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *