POLRES SANGGAU KAWAL PELAKSANAAN RITUAL GAWAI NOSU MINU PODI XXII, PASTIKAN KEGIATAN BERLANGSUNG AMAN DAN LANCAR

Sanggau, mitratnipolri.co.id

Polres Sanggau mengerahkan personel untuk mengamankan pelaksanaan Ritual Adat Gawai Nosu Minu Podi XXII Kabupaten Sanggau Tahun 2026 yang digelar di Rumah Betang Dori’ Mpulor, Desa Sungai Mawang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Senin (6/7/2026). Pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan budaya masyarakat Dayak berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

 

Pengamanan telah dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan melibatkan personel Polres Sanggau bersama jajaran Polsek Kapuas. Anggota ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk menjaga situasi keamanan, mengatur arus lalu lintas, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat dan tamu undangan yang menghadiri ritual adat tersebut.

 

Seluruh pelaksanaan pengamanan dipimpin Kasubbagfaskon Polres Sanggau AKP Subardi selaku Perwira Pengendali (Padal). Personel yang bertugas merupakan anggota yang telah ditunjuk berdasarkan Surat Perintah Kapolres Sanggau dan menjalankan tugas sesuai pembagian sektor pengamanan yang telah disusun sebelumnya.

 

Pengamanan mengacu pada Surat Perintah Kapolres Sanggau Nomor: Sprin/1218/BII/PAM.3.3./2026 tertanggal 5 Juli 2026 yang mengatur pengamanan mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan ritual adat hingga seluruh rangkaian kegiatan Gawai Nosu Minu Podi XXII selesai. Perencanaan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.

 

Selain mengamankan area utama pelaksanaan ritual, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar Rumah Betang Dori’ Mpulor. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan mengingat meningkatnya aktivitas masyarakat yang datang mengikuti agenda budaya tahunan tersebut.

 

Ritual Adat Gawai Nosu Minu Podi merupakan tradisi masyarakat Dayak yang memiliki nilai budaya tinggi sebagai wujud rasa syukur, kebersamaan, serta penghormatan terhadap adat istiadat yang diwariskan secara turun-temurun. Kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian budaya daerah.

 

AKP Subardi mengatakan, pengamanan yang dilakukan tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

 

“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian Ritual Adat Gawai Nosu Minu Podi XXII berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Personel telah ditempatkan pada titik-titik pengamanan sesuai plotting agar masyarakat dapat mengikuti kegiatan dengan rasa aman serta aktivitas lalu lintas di sekitar lokasi tetap terkendali,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, Polres Sanggau senantiasa mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas pengamanan, termasuk pada kegiatan adat dan budaya. Menurutnya, kolaborasi antara aparat keamanan, panitia penyelenggara, tokoh adat, serta masyarakat menjadi kunci terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

 

Dengan pengamanan yang berjalan optimal, seluruh rangkaian Ritual Adat Gawai Nosu Minu Podi XXII Kabupaten Sanggau Tahun 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat. Polres Sanggau menegaskan akan terus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mendukung pelestarian budaya sebagai bagian dari kekayaan dan identitas bangsa.

Jurnalis : Husin

Red/Anto Prayoga 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *