LAMANDAU, mitratnipolri.co.id
Polres Lamandau kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Kegiatan yang berlangsung di halaman Polsek Bulik, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Minggu (26/7/2026), mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Melalui kerja sama dengan Perum Bulog Kotawaringin Barat, Polres Lamandau menyediakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 125 kilogram atau 25 sak beras SPHP kemasan 5 kilogram disalurkan kepada 21 warga Kelurahan Nanga Bulik dan sejumlah desa di sekitarnya. Proses distribusi berlangsung secara tertib untuk memastikan beras diterima oleh masyarakat yang berhak.
Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono, S.I.K., M.H., M.M., mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan wujud kepedulian Polri dalam mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan,” ujarnya.
Untuk memastikan kegiatan berjalan lancar, Polres Lamandau menerjunkan lima personel yang bertugas mengawal proses penjualan dan distribusi beras SPHP agar berlangsung aman, tertib, dan tepat sasaran.
Komitmen Polres Lamandau dalam mendukung ketahanan pangan terus diwujudkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat. Hingga akhir Juli 2026, Polres Lamandau telah mendistribusikan sebanyak 5.125 kilogram atau 1.025 sak beras SPHP kemasan 5 kilogram kepada masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Lamandau.
Melalui program tersebut, Polres Lamandau berharap masyarakat semakin mudah memperoleh bahan pangan dengan harga yang stabil. Selain itu, sinergi antara Polri, pemerintah, dan Perum Bulog diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Jurnalis : Husin/Kaperwil Kalteng
Red/Anto Prayoga
