Gunung Mas, Kalteng, mitratnipolri.co.id
Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan sebagai tonggak penguatan pelayanan publik kepolisian di wilayah Kalimantan Tengah. Polres Gunung Mas resmi meluncurkan inovasi layanan SKCK Mobile yang diberi nama “SKCK GULA MADU” (Gunung Mas Layanan Mudah) di halaman Mapolres Gunung Mas, Rabu pagi pukul 09.30 WIB. Rabu (1/7/2026)
Program ini dirancang sebagai layanan bergerak untuk penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang menjangkau masyarakat hingga ke wilayah desa dan kawasan pedalaman yang selama ini sulit mengakses layanan secara langsung ke ibu kota kabupaten. Kehadiran unit layanan keliling tersebut diharapkan menjadi solusi atas kendala jarak, infrastruktur, dan keterbatasan akses digital di sejumlah titik.

Acara peluncuran turut dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Forkopimda, serta berbagai elemen masyarakat. Hadir di antaranya Asisten III Setda Gunung Mas Edison yang mewakili Bupati, Ketua Komisi III DPRD Iceu Purnamasari, S.IP yang mewakili Ketua DPRD, Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., Dandim 1018/Gunung Mas Letkol Arm Danang Wahyu Utomo, S.Sos., M.H.I., serta perwakilan Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, dan Kejaksaan Negeri.
SKCK sendiri memiliki peran penting dalam berbagai kebutuhan administrasi masyarakat, mulai dari persyaratan melamar pekerjaan, seleksi ASN, rekrutmen TNI-Polri, pendidikan, pencalonan jabatan publik, hingga kebutuhan perjalanan luar negeri seperti visa. Dokumen ini menjadi salah satu instrumen resmi yang mencatat ada atau tidaknya riwayat kriminal seseorang.

Dalam implementasinya, layanan SKCK berbasis digital melalui kebijakan Surat Telegram Kapolda Kalimantan Tengah tertanggal 19 Juni 2026 yang mewajibkan pengajuan secara daring melalui Super App Presisi masih menghadapi sejumlah kendala teknis di lapangan. Kondisi geografis Kabupaten Gunung Mas yang luas serta masih adanya wilayah blank spot jaringan internet menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat di daerah terpencil.
Menjawab situasi tersebut, Polres Gunung Mas menghadirkan SKCK GULA MADU sebagai langkah adaptif untuk memastikan layanan tetap dapat diakses secara merata. Kasat Intelkam Polres Gunung Mas, AKP R. Rachmad Abd R., S.H., menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Dengan arahan Kapolres, kami berupaya menghadirkan layanan jemput bola agar masyarakat di wilayah pelosok tetap mendapatkan hak pelayanan administrasi kepolisian secara mudah, cepat, dan efisien,” ujarnya.
Melalui armada layanan bergerak ini, waktu dan biaya pengurusan SKCK diharapkan dapat ditekan secara signifikan, terutama bagi warga yang sebelumnya harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kabupaten. Petugas juga dibekali perangkat operasional yang memungkinkan proses layanan tetap berjalan meski di wilayah dengan keterbatasan akses internet.
Kapolres Gunung Mas dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terlaksananya inovasi ini. Ia menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam peningkatan kualitas pelayanan publik.
Peluncuran SKCK GULA MADU ini juga mendapat sambutan positif dari berbagai unsur masyarakat yang hadir. Kehadiran layanan tersebut dinilai sebagai langkah konkret Polri dalam menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah dengan kondisi geografis menantang.
Rangkaian acara peluncuran berlangsung lancar dan ditutup sekitar pukul 10.15 WIB. Dengan diresmikannya layanan ini, Polres Gunung Mas menandai langkah baru dalam transformasi pelayanan publik yang lebih modern, inklusif, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga pelosok daerah.
Jurnalis : Husin
Red/Anto Prayoga
