PKL Liar di Depan Seberang Jalan PG Tersana Baru Kian Menjamur, Warga Minta Satpol PP Segera Bertindak

Berita35 Dilihat

BABAKAN, mitratnipolri.co.id

Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) liar di sepanjang Jalan Gebang–Waled, tepatnya di depan PG Tersana Baru, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, semakin menjamur dan dinilai mengganggu ketertiban serta keselamatan pengguna jalan. Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena lapak-lapak yang awalnya hanya beberapa unit kini berkembang menjadi bangunan semi permanen yang memenuhi bahu jalan.

 

Salah seorang warga Babakan, Heri Mulyana, Rabu (10/6), mengatakan bahwa keberadaan PKL liar tersebut semakin tidak terkendali. Selain mempersempit ruang lalu lintas, kendaraan para pembeli yang parkir sembarangan di badan jalan sering menyebabkan kemacetan dan membahayakan pengendara lain.

 

“Kondisinya sekarang semakin semrawut. Kendaraan pembeli banyak yang parkir di jalan sehingga mengganggu pengguna jalan, terutama saat jam sibuk,” ujar Heri.

 

Menurutnya, aktivitas perdagangan yang terus berkembang tanpa penataan yang jelas telah mengubah kawasan tersebut menjadi titik rawan kecelakaan. Bahkan, anggota keluarganya pernah menjadi korban kecelakaan akibat menabrak kendaraan yang diparkir sembarangan di sekitar area PKL.

 

“Keluarga saya pernah mengalami kecelakaan karena menabrak kendaraan yang parkir sembarangan di depan lapak PKL,” ungkapnya.

 

Heri menambahkan, kondisi semakin berbahaya pada malam hari karena minimnya penerangan jalan. Kurangnya lampu penerangan membuat pengendara sulit melihat kendaraan yang berhenti atau parkir di sekitar lokasi.

 

“Saat malam hari risikonya lebih tinggi karena penerangan kurang memadai,” katanya.

 

Ia menjelaskan, pada awalnya hanya terdapat beberapa pedagang yang berjualan di lokasi tersebut. Namun karena tidak ada penertiban, jumlah PKL terus bertambah hingga hampir sepanjang ruas jalan dipenuhi lapak dan kios semi permanen.

 

“Awalnya hanya beberapa lapak, tetapi karena dibiarkan sekarang hampir sepanjang jalan dipenuhi bangunan semi permanen,” jelasnya.

 

Berdasarkan informasi warga, lahan yang digunakan para pedagang tersebut sebagian merupakan aset milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cirebon serta sebagian lainnya merupakan lahan milik PG Tersana Baru.

Atas kondisi tersebut, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Satpol PP segera melakukan penertiban agar fungsi jalan kembali normal dan keselamatan pengguna jalan dapat terjamin.

 

“Kami berharap Satpol PP segera turun tangan untuk menertibkan PKL liar demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tegas Heri.(F-06).

 

Caption: Keberadaan PKL liar di depan PG Tersana Baru, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, kian menjamur, Lapak semi permanen dan parkir kendaraan di badan jalan menyebabkan kemacetan serta meningkatkan risiko kecelakaan. Rabu (10/6). / nawawi

Jurnalis : Anto Prayoga / Heri (Edot)

Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *