PERSONEL POLRES BARITO TIMUR TANGANI KARHUTLA HINGGA LEWAT TENGAH MALAM

TAMIANG LAYANG, mitratnipolri.co.id

Personel Polres Barito Timur menunjukkan kesigapan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga larut malam. Personel Siaga On Call Karhutla Polres Barito Timur bersama Kapolsek Dusun Timur, personel Polsek Dusun Timur, dan karyawan PT Sawit Graha Manunggal (SGM) tetap berada di lokasi untuk memastikan api berhasil dikendalikan.

 

Penanganan berlangsung pada Sabtu (22/8/2026) mulai pukul 21.30 WIB hingga Minggu (23/8/2026) pukul 00.45 WIB di kawasan perkebunan PT SGM, Desa Murutuwu, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur.

 

Kegiatan pengecekan lapangan (ground check) dilakukan sebagai tindak lanjut atas terdeteksinya satu titik panas (hotspot) berdasarkan data satelit NASA-NSPP. Titik tersebut berada pada koordinat 2.108236° Lintang Selatan dan 115.089100° Bujur Timur, di kawasan perkebunan PT SGM.

 

Sebanyak 17 personel Polri dan 10 karyawan PT SGM dikerahkan dalam penanganan tersebut. Tim didukung lima unit kendaraan roda dua, satu unit kendaraan roda empat, satu unit kendaraan roda enam, serta satu unit pompa hidran.

 

Padal Siaga On Call Karhutla Polres Barito Timur AKP Hengky Prasetyo, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengatakan petugas langsung melakukan pengecekan setelah tiba di lokasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan masih terdapat titik api yang dalam kondisi terbakar.

 

Lokasi tersebut berjarak sekitar 11 kilometer dari Mapolres Barito Timur dengan waktu tempuh kurang lebih 20 menit melalui jalur darat. Titik api berada di sekitar pinggir jalan perkebunan PT SGM dengan luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 20 hektare.

 

Kondisi lahan yang didominasi gambut dan semak belukar membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan secara intensif. Selain memadamkan api, petugas melakukan penyiraman dan pendinginan pada area yang telah terbakar.

 

Pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersimpan di dalam tanah. Langkah tersebut juga bertujuan mencegah api kembali muncul dan meluas ke kawasan perkebunan di sekitarnya.

 

“Personel terus melakukan pemadaman dan pendinginan sampai kondisi benar-benar terkendali. Kami tidak ingin meninggalkan lokasi sebelum memastikan api dapat dipadamkan dan situasi aman,” ujar AKP Hengky Prasetyo.

 

Berkat kerja sama dan kesigapan personel Polri bersama pihak perusahaan, penanganan titik panas berlangsung dengan lancar. Setelah proses pemadaman dan pendinginan dilakukan, kegiatan berakhir pada pukul 00.45 WIB, Minggu (23/8/2026), dengan kondisi lokasi aman dan kondusif.

 

Polres Barito Timur terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman karhutla. Upaya tersebut dilakukan melalui deteksi dini, pengecekan lapangan, pemadaman secara cepat, pendinginan, serta pemantauan secara berkelanjutan terhadap wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran kembali.

 

Jurnalis : Husin/Kaperwil Kalteng

Red/Anto Prayoga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *