PERKUAT KETAHANAN PANGAN NASIONAL, DANDIM 1015/SAMPIT DAMPINGI PANGDAM XXII/TB HADIRI PANEN RAYA PADI BERSAMA GUBERNUR DAN KAPOLDA KALTENG

Institusi TNI55 Dilihat

Kotawaringin Timur, mitratnipolri.co.id

Komandan Kodim (Dandim) 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, S.I.P., mendampingi Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., menghadiri Panen Raya Padi di Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Jumat (17/7/2026).

 

Kegiatan tersebut juga dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dan Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Panen raya di Desa Lampuyang menjadi bagian dari Panen Raya Nasional yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah dan terhubung melalui video conference bersama Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto. Agenda nasional itu menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan melalui kolaborasi lintas sektor.

 

Selain unsur pemerintah daerah dan TNI-Polri, kegiatan tersebut turut dihadiri Danrem 102/Panju Panjung, jajaran Perum Bulog Kalimantan Tengah dan Kabupaten Kotawaringin Timur, Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur, unsur DPRD, Forkopimda, Forkopimcam, penyuluh pertanian lapangan (PPL), kelompok tani, serta para perwira dan Babinsa Kodim 1015/Sampit.

Pelaksanaan panen raya mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas produksi pangan nasional. Kabupaten Kotawaringin Timur sendiri menjadi salah satu kawasan strategis penyangga pangan di Kalimantan Tengah yang terus didorong untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

 

Di sela kegiatan, Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan menegaskan komitmen TNI Angkatan Darat melalui Kodim 1015/Sampit untuk terus mendukung program pemerintah di bidang pertanian. Menurutnya, pendampingan kepada petani akan terus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari pengolahan lahan, masa tanam, perawatan tanaman hingga proses panen.

 

“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan para petani dalam meningkatkan hasil produksi pertanian. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan pendampingan sehingga produktivitas pertanian terus meningkat dan ketahanan pangan nasional dapat terwujud,” ujarnya.

 

Melalui kolaborasi yang semakin erat antara seluruh elemen, diharapkan sektor pertanian di Kalimantan Tengah terus berkembang sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian target swasembada pangan nasional.

Jurnalis : Husin

RedAnto Prayoga 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *