PEMPROV KALTENG PERKUAT BUDAYA HIDUP SEHAT ASN, GERMAS JADI FONDASI SDM BERKUALITAS

Berita29 Dilihat

PALANGKA RAYA, mitratnipolri.co.id

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sebagai bagian dari strategi membangun sumber daya manusia (SDM) yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang digelar di Aula Eka Hapakat, Lantai III Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (2/7/2026).

 

Kegiatan tersebut mengusung tema “Aparatur Sipil Negara Sehat, Bugar, Ceria untuk Kalteng Semakin Berkah” sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam membudayakan pola hidup sehat, khususnya di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai garda terdepan dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Anang Dirjo, menegaskan bahwa budaya hidup sehat merupakan fondasi penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung keberhasilan pembangunan daerah.

 

Menurutnya, perubahan perilaku menuju gaya hidup sehat harus diawali dengan peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui aktivitas fisik secara rutin, penerapan pola makan bergizi seimbang, pemeriksaan kesehatan secara berkala, pencegahan faktor risiko penyakit, serta penciptaan lingkungan keluarga dan masyarakat yang sehat.

 

“Budaya hidup sehat merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. Masyarakat yang sehat akan lebih produktif, mandiri, dan memiliki daya saing sehingga mampu mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan,” ujar Anang saat membacakan sambutan Pj Sekda.

 

Ia menjelaskan bahwa penerapan pola hidup sehat yang dimulai dari lingkungan ASN merupakan bagian dari upaya membangun birokrasi yang tangguh, adaptif, dan berkinerja optimal. ASN yang sehat, baik secara fisik maupun mental, dinilai memiliki kapasitas yang lebih baik dalam menjalankan tugas pemerintahan serta memberikan pelayanan publik secara maksimal.

 

Selain itu, penguatan GERMAS memerlukan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan. Sinergi lintas sektor menjadi faktor penting untuk memastikan implementasi program tersebut berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang kesehatan. Dengan kerja sama yang kuat, GERMAS dapat terus berkembang menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan masyarakat Kalimantan Tengah yang sehat, produktif, dan mandiri,” katanya.

 

Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Rus’ansyah, menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta mengenai pentingnya penerapan GERMAS, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari.

 

Berbagai materi disampaikan dalam kegiatan tersebut, antara lain implementasi GERMAS, Peraturan Daerah tentang GERMAS, kebugaran jasmani, kesehatan jiwa, serta Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang dipaparkan oleh perangkat daerah dan instansi terkait.

 

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap budaya hidup sehat semakin mengakar di lingkungan ASN sehingga dapat menjadi teladan bagi masyarakat. Dengan demikian, upaya mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan produktif dapat berjalan seiring dengan visi pembangunan Kalimantan Tengah yang semakin berkah serta mendukung terwujudnya Indonesia yang maju dan sejahtera.

Jurnalis : Husin

Red/Anto Prayoga 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *