PEMKO PALANGKA RAYA KEMBANGKAN PAVING DARI SAMPAH PLASTIK

Berita34 Dilihat

Palangka Raya, mitratnipolri.co.id

Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya terus mengembangkan berbagai inovasi pengelolaan sampah guna menekan volume limbah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir (TPA). Salah satu langkah yang kini dioptimalkan adalah pemanfaatan sampah plastik sebagai bahan baku pembuatan paving block.

 

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengatakan pengolahan sampah plastik menjadi paving block merupakan solusi yang tidak hanya membantu mengurangi timbunan sampah, tetapi juga menghasilkan produk yang bernilai guna bagi pembangunan infrastruktur lingkungan.

 

Menurutnya, paving block berbahan campuran limbah plastik memiliki kualitas yang cukup baik dan telah melalui uji coba di sejumlah lokasi. Produk tersebut dinilai cocok digunakan pada area yang tidak menerima beban berat, seperti taman kota, halaman perkantoran, hingga kawasan lingkungan kantor pemerintahan.

 

“Pemanfaatan paving block berbahan sampah plastik telah diterapkan di kawasan perkantoran Kecamatan Rakumpit, Kelurahan Tangkiling. Di lokasi tersebut telah dipasang lebih dari 4.000 keping paving,” ujar Achmad Zaini, Kamis (11/6/2026).

 

Ia menambahkan, pemerintah daerah berharap penggunaan paving hasil daur ulang sampah plastik dapat diperluas ke berbagai wilayah di dalam kota. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemko Palangka Raya dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung konsep pembangunan berkelanjutan.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya Beracun (B3) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, Teguh Jaya Permana, mengajak masyarakat untuk lebih aktif melakukan pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.

 

Menurut Teguh, penanganan persoalan sampah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, kesadaran untuk memilah dan mengurangi sampah dari tingkat rumah tangga menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

 

Ia menjelaskan, berbagai jenis sampah yang masih memiliki nilai ekonomis dapat dimanfaatkan kembali, termasuk limbah plastik yang diolah menjadi bahan baku paving block. Selain berkontribusi dalam mengurangi volume sampah, upaya tersebut juga berpotensi memberikan nilai tambah dan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

 

Dengan pengembangan inovasi daur ulang seperti ini, Pemko Palangka Raya berharap pengelolaan sampah tidak lagi dipandang sebagai beban lingkungan semata, melainkan sebagai sumber daya yang dapat diolah menjadi produk bernilai dan mendukung pembangunan kota yang ramah lingkungan.

Jurnalis : Husin

Red/Anto Prayoga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *