Pangdam XXII/TB Tekankan Optimalisasi Kinerja dan Kesiapan Organisasi Hadapi Tahun 2027

Institusi TNI22 Dilihat

Palangka Raya, mitratnipolri.co.id

Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai (Pangdam XXII/TB) Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., memberikan arahan kepada para Pejabat Utama (PJU) Kodam XXII/TB di Aula Makodam XXII/TB, Rabu (30/9/2026).

 

Dalam arahannya, Pangdam menekankan pentingnya optimalisasi kinerja seluruh unsur organisasi, peningkatan kesiapan menghadapi pengembangan struktur pada 2027, serta penguatan sinergi dalam pelaksanaan tugas kewilayahan.

Pangdam menginstruksikan seluruh Staf dan Badan Pelaksana Kodam (Balakdam) agar melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing secara optimal, responsif, dan penuh tanggung jawab. Setiap bagian diharapkan mampu menjadi motor penggerak organisasi dalam mendukung pelaksanaan tugas Kodam XXII/TB.

 

“Setiap unsur organisasi harus mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal serta menjadi bagian penting dalam menggerakkan roda organisasi,” tegas Pangdam.

 

Terkait kesiapan organisasi tahun 2027, Pangdam memerintahkan agar perencanaan penambahan struktur organisasi Kodam XXII/TB segera disiapkan secara matang. Kajian tersebut mencakup kebutuhan personel, materiel, serta sarana dan prasarana pendukung.

 

Menurut Pangdam, kesiapan tersebut diperlukan agar pengembangan organisasi dapat berjalan terencana dan mampu mendukung pelaksanaan tugas pertahanan di wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

 

Pada bidang pembinaan personel, Pangdam menekankan pentingnya meningkatkan sosialisasi rekrutmen TNI AD kepada generasi muda. Seluruh prajurit diharapkan dapat menjadi duta sekaligus teladan dalam memberikan informasi dan membangun minat putra-putri terbaik bangsa untuk mengabdi melalui TNI AD.

 

Sementara itu, terkait penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Pangdam menegaskan agar seluruh jajaran terus meningkatkan kesiapsiagaan dan melaksanakan penanganan secara maksimal.

 

Sinergi dengan Satgas Terpadu TNI-Polri, pemerintah daerah, serta seluruh komponen masyarakat perlu terus diperkuat melalui langkah pencegahan, deteksi dini, dan respons cepat terhadap potensi maupun kejadian Karhutla.

 

Pangdam juga menginstruksikan seluruh anggota Kodam XXII/TB untuk menggalakkan sosialisasi kepada masyarakat setelah pelaksanaan apel sore. Prajurit diminta menyampaikan imbauan kepada masyarakat di wilayah binaan agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan dalam bentuk apa pun.

 

Melalui arahan tersebut, Kodam XXII/Tambun Bungai menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja, profesionalisme, kesiapsiagaan, dan soliditas organisasi dalam mendukung pelaksanaan tugas pertahanan serta pengabdian kepada masyarakat di wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

 

Jurnalis:Husin Kaperwil Kalteng/Dery Humas 

Red/Anto Prayoga 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *