Palangka Raya, mitratnipolri.co.id
Panglima Kodam (Pangdam) XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., menghadiri Upacara Ritual Keagamaan Tiwah yang diselenggarakan Keluarga Besar Upun Gawi di Jalan G. Obos VIII, Bakung IV, Kota Palangka Raya, Jumat (10/7/2026).
Kehadiran Pangdam dalam prosesi adat tersebut menjadi wujud penghormatan terhadap tradisi masyarakat Dayak sekaligus bentuk dukungan TNI Angkatan Darat dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya serta nilai-nilai kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun di Kalimantan Tengah.
Upacara Tiwah turut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, S.I.Kom., Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dr. Linae Victoria Aden, M.M.Kes., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh agama, Majelis Agama Hindu Kaharingan, Keluarga Besar Upun Gawi, serta sejumlah tamu undangan.
Prosesi sakral tersebut dipimpin oleh Basir atau Pinandita Hindu Kaharingan sesuai tata cara adat dan ajaran agama Hindu Kaharingan. Rangkaian upacara berlangsung dengan khidmat melalui berbagai ritual, doa bersama, dan prosesi adat sebagai simbol penghormatan kepada leluhur serta mengantarkan arwah menuju alam keabadian sesuai dengan kepercayaan yang dianut masyarakat Hindu Kaharingan.
Selain menjadi bagian dari tradisi spiritual masyarakat Dayak, Ritual Tiwah juga memiliki makna penting dalam mempererat ikatan kekeluargaan, menjaga nilai-nilai kebersamaan, serta melestarikan identitas budaya daerah di tengah perkembangan zaman.
Melalui kehadiran para pemimpin daerah bersama unsur TNI, Polri, dan Forkopimda, diharapkan nilai-nilai budaya dan adat istiadat yang menjadi kekayaan Kalimantan Tengah dapat terus dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi mendatang sebagai bagian dari jati diri bangsa.
Jurnalis : Husin
Red/Anto Prayoga
