Kotawaringin Barat, mitratnipolri.co.id
Musrenbang RKPD 2027 Kotawaringin barat kabupaten Pangkalanbun fokus sinkronisasi program dan penurunan kemiskinan di Kotawaringin Barat Pangkalanbun,
Pemerintah kabupaten Kotawaringin barat menggelar musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang ) Rencana kerja pemerintah daerah RKPD tahunan 2027. pada Selasa (31/3/2026) di aula marindau bapperinda jalan HM Rafii kecamatan Arut selatan,
Kegiatan ini dimulai pukul 08:40 wib dan berlangsung tertib serta di ikuti puluhan peserta dari berbagai unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan.
Turut hadir dalam kegiatan ini sekretaris daerah Kotawaringin barat RODY ISKANDAR, ketua DPRD MULYADIN, wakil ketua II DPRD SRI LESTARI serta unsur forkompimda dan TNI POLRI, dan kejaksaan juga ikut hadir, selain itu turut hadir beberapa camat, kepala organisasi perangkat OPD serta masyarakat tamu undangan,
Musrenbang RKPD ini menjadi forum strategis dalam menyusun arah pembangunan daerah tahun 2027 dengan menitikberatkan pada sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat provinsi dan kabupaten.
Dalam sambutan yang disampaikan oleh perwakilan pemerintah provinsi Kalimantan tengah ditegaskan bahwa penyusun RKPD harus selaras dengan dokumen perencanaan nasional seperti RKP dan RPJMN, serta memperhatikan kondisi fiskal daerah, selain itu pemerintah daerah diingkatkan untuk mengelola anggaran secara cermat di tengah kebijakan efisien dari pemerintah pusat,
Penekanan juga di berikan pada kewajiban pemenuhan komposisi belanja pegawai maksimal 30 persen dan belanja infrastruktur serta pelayanan publik minimal 40 persen.
Ketua DPRD Kotawaringin barat MULYADIN dalam sambutannya menyoroti masih dominannya usulan pembangunan infrastruktur, khusus jalan di tingkatkan kecamatan ia mendorong agar pemerintah daerah lebih memprioritaskan program yang berdampak langsung terhadap penurunan angka kemiskinan” pembangunan harus lebih diarahkan pada program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dan mampu meningkatkan kesejahteraan. tuturnya,,
Sementara itu sambutan bupati Kotawaringin Barat yang di bacakan oleh sekda RODY ISKANDAR sekaligus membuka kegiatan menegaskan” pentingnya konsistensi perencanaan pembangunan dengan dokumen RKPD, sebelumnya serta perlunya penyelarasan hasil Musrenbang dengan kebijakan pemerintah yang lebih tinggi, dalam forum tersebut juga di paparkan sejumlah indikator makro pembangunan daerah indeks pembangunan manusia (IPM) kobar tercatat meningkat dari 74,15 pada 2021 menjadi 76,02 pada 2025 lebih tinggi di bandingkan rata rata provinsi dan nasional,
Tingkat pengangguran terbuka menujukan tren menurun meskipun angka kemiskinan mengalami kenaikan tipis dalam periode yang sama, disisi lain pertumbuhan ekonomi daerah menunjukkan fluktuasi, namun kembali, ketimbang pendapatan yang di ukur melalui indeks ini juga mengalami penurunan, menandakan distribusi pendapatan yang semakin merata.
Meski demikian sejumlah tantangan masih di hadapi terutama terkait pengelolaan belanja daerah yang belum optimal dan tinggi proporsi belanja pegawai yang melampaui batas ideal, pemerintah daerah juga di dorong untuk mengembangkan sumber pendapatan asli daerah (PAD) memperkuat investasi serta memanfaatkan potensi sektor unggulan seperti perkebunan pariwisata dan perdagangan”
Forum Musrenbang ini juga menyoroti peluang besar dari pengembangan kawasan strategis nasional termasuk dampak pembangunan ini kota Nusantara yang dinilai dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Kalimantan,
Kegiatan Musrenbang RKPD 2027 diharapkan mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih terarah efektif dan Responsif terhadap kebutuhan masyarakat, selain itu forum ini menjadi wadah untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah guna mendorong percepatan pembangunan daerah, tuturnya”
Acara ini berlangsung dalam suasana kondusif dan ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk bersinergi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Kotawaringin barat.
Jurnalis : Husin
Red/Anto Prayoga
