Kab. Majalengka – Jawa Barat, mitratnipolri.co.id
Pembentukan Paguyuban Sauyunan Jaga Lembur pada tanggal 14 April 2026 di Dusun 03, Desa Sutawangi, merupakan sebuah langkah konkret masyarakat dalam memperkuat ketahanan sosial di tingkat paling dasar (RT/RW). Kamis 30/04/2026
Berikut adalah narasi mengenai awal mula dan motivasi yang melandasi peresmian paguyuban tersebut: 
1. Titik Awal Pembentukan (Momentum 14 April)
Momentum tanggal 14 April 2026 menjadi tonggak sejarah bagi warga RT 002 RW 006 melalui sebuah pertemuan warga (musyawarah) yang didasari oleh rasa tanggung jawab bersama.
Inisiasi Kolektif: Lahir dari obrolan warga yang merasakan perlunya wadah resmi untuk mengoordinasikan kegiatan sosial dan keamanan, bukan sekadar pertemuan insidental.
Legalitas dan Struktur: Tanggal tersebut menandai komitmen warga untuk melegalkan semangat gotong royong ke dalam struktur yang lebih jelas, agar setiap program kerja memiliki penanggung jawab dan arah yang pasti.
2. Motivasi Utama: “Sauyunan” (Kebersamaan)
Kata Sauyunan dalam bahasa Sunda berarti hidup berdampingan secara harmonis dan seirama.
Solidaritas Tanpa Sekat: Membangun ikatan persaudaraan yang kuat antar tetangga agar tidak terjadi kesenjangan sosial di lingkungan Dusun 03.
Respon Cepat (Quick Response): Memastikan bahwa jika ada warga yang mengalami kesulitan (sakit, kemalangan, atau kebutuhan mendesak), warga lain hadir paling awal untuk membantu sebelum bantuan dari luar datang.
3. Motivasi Keamanan: “Jaga Lembur” (Menjaga Desa)
Istilah Jaga Lembur mencerminkan kewaspadaan masyarakat terhadap lingkungannya.
Revitalisasi Siskamling: Mengaktifkan kembali pos ronda bukan hanya sebagai tempat berjaga, tetapi sebagai pusat informasi dan komunikasi warga di malam hari.
Prevensi Gangguan Kamtibmas: Menciptakan lingkungan yang tidak memberi ruang bagi tindakan kriminalitas maupun penyakit masyarakat, sehingga anak-anak dan keluarga di RT 002 merasa aman.
4. Motivasi Pembangunan Desa Sutawangi
Sebagai bagian dari Kecamatan Jatiwangi yang terus berkembang, paguyuban ini bertujuan untuk:
Mitra Pemerintah Desa: Menjadi perpanjangan tangan yang efektif dalam menyukseskan program-program dari Desa Sutawangi.
Kemandirian Lokal: Mengelola potensi swadaya masyarakat untuk perbaikan fasilitas skala kecil di lingkungan Dusun 03 tanpa harus selalu menunggu anggaran pemerintah.
5. Pelestarian Budaya Gotong Royong
Di tengah arus modernisasi tahun 2026, motivasi mendalamnya adalah menjaga “ruh” pedesaan Majalengka.
Paguyuban ini berkomitmen agar tradisi guyub tidak hilang dan tetap diwariskan kepada generasi muda di wilayah Jatiwangi.
Visi Inti:
Mewujudkan Dusun 03 yang Mandiri, Aman, dan Sejahtera melalui semangat kekeluargaan yang terorganisir.
Sumber : Kumpulan warga RT/RW 002/006
