Sanggau, mitratnipolri.co.id
Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Sanggau diwarnai dengan penyelenggaraan Kontes Durian Kapolres Sanggau Cup 2026, yang digelar di 180° Coffee & Eatery, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas, Minggu (5/7/2026). Selain menjadi ajang adu kualitas buah, kegiatan tersebut juga menjadi wadah promosi durian lokal sekaligus bentuk apresiasi terhadap para petani yang selama ini menjaga mutu hasil perkebunannya.
Acara dibuka langsung oleh Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono, S.I.K., M.Si., serta dihadiri Anggota DPR RI Komisi IV Paolus Hadi, S.I.P., M.Si., Anggota Komisi V DPR RI H. Syarief Abdullah Alkadri, S.H., M.H., Bupati Sanggau Drs. Yohanes Ontot, M.Si., Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau Eben Ezer Mangunsong, S.H., M.H., perwakilan Kodim 1204/Sanggau, anggota DPRD Kabupaten Sanggau, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Sebanyak 51 peserta dari Kabupaten Sanggau, Sekadau, dan Landak ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Masing-masing peserta membawa durian terbaik hasil budidayanya untuk dinilai oleh dewan juri berdasarkan cita rasa, aroma, tekstur, warna daging buah, hingga tampilan fisik.
Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono mengatakan, kontes tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”. Menurutnya, Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki peran dalam mendukung pengembangan potensi daerah yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan ruang apresiasi kepada para petani sekaligus memperkenalkan durian unggulan Kabupaten Sanggau kepada masyarakat yang lebih luas. Harapannya, komoditas lokal ini semakin dikenal dan memiliki daya saing yang tinggi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan kontes dipilih bertepatan dengan musim panen durian di Kabupaten Sanggau. Momentum tersebut dinilai tepat untuk memperkenalkan berbagai varietas unggulan sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para petani.
Menurut AKBP Sudarsono, Kabupaten Sanggau memiliki potensi besar sebagai salah satu sentra penghasil durian berkualitas di Kalimantan Barat. Karena itu, promosi yang berkelanjutan diperlukan agar komoditas lokal mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi bagi masyarakat.
Selain mendorong sektor budidaya, Kapolres juga menyoroti pentingnya pengembangan industri hilir melalui pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Beragam produk olahan berbahan dasar durian dinilai memiliki prospek besar untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian sekaligus membuka peluang usaha baru.
Ia berharap hasil penilaian dewan juri dapat menjadi acuan dalam mengidentifikasi varietas unggulan yang layak dikembangkan lebih lanjut melalui pembinaan dan pendampingan dari instansi terkait, sehingga dapat melahirkan durian khas Kabupaten Sanggau yang memiliki daya saing di tingkat regional maupun nasional.
Kapolres juga memberikan motivasi kepada peserta yang belum meraih juara agar terus meningkatkan kualitas budidaya. Menurutnya, setiap pohon durian memiliki peluang menjadi varietas unggulan apabila dirawat dan dikelola secara optimal.
Setelah melalui proses penilaian, dewan juri menetapkan Margorius Benny Pratama dari Kecamatan Entikong sebagai Juara I Kontes Durian Kapolres Sanggau Cup 2026. Juara II diraih Gunawan dari Kecamatan Sekayam, sedangkan Juara III diraih Rinadi Andarsih dari Kecamatan Sekayam. Kategori Harapan I diraih Dino dari Kecamatan Kapuas, Harapan II diraih Rahmat dari Kecamatan Beduai, dan Harapan III diberikan kepada Ajis Matulisi dari Kecamatan Beduai.
Kontes berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Kehadiran unsur Forkopimda, legislatif, pelaku usaha, petani, dan masyarakat menjadi gambaran kuatnya kolaborasi dalam mendukung kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Sanggau.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Sanggau berharap Kontes Durian Kapolres Sanggau Cup dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana promosi komoditas unggulan daerah, mendorong pertumbuhan UMKM, serta meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengembangan durian lokal yang semakin berdaya saing.
Jurnalis : Husin
Red/Anto Prayoga
