BARITO KUALA, mitratnipolri.co.id
Kodim 1005/Barito Kuala terus melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Sungai Ramania, Desa Trantang, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala, Jumat (23/10). Kebakaran yang melanda lahan seluas kurang lebih 10 hektare tersebut ditangani secara intensif untuk mencegah api meluas ke area sekitarnya dan permukiman warga.
Dalam upaya pemadaman tersebut, Babinsa, tim pemadam kebakaran (Damkar) Kodim 1005/Barito Kuala, personel Yonif TP, relawan setempat, serta masyarakat bahu-membahu memadamkan api di lokasi kejadian. Upaya ini dilakukan untuk mengendalikan penyebaran api sekaligus meminimalkan dampak kebakaran terhadap lingkungan dan keselamatan warga.

Musim kemarau yang masih berlangsung menyebabkan potensi terjadinya karhutla di wilayah Kabupaten Barito Kuala tetap tinggi. Kondisi tersebut memerlukan kesiapsiagaan dan kerja sama dari seluruh pihak agar kebakaran dapat segera ditangani serta tidak meluas ke wilayah lain.
Kodim 1005/Barito Kuala terus berupaya mendukung penanganan karhutla melalui pengerahan personel dan koordinasi bersama unsur terkait. Selain melakukan pemadaman, upaya pencegahan juga perlu ditingkatkan melalui kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api di lingkungan sekitarnya. Dengan sinergi antara TNI, petugas pemadam kebakaran, relawan, dan masyarakat, diharapkan penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Barito Kuala dapat berjalan secara optimal.
Jurnalis:Husin Kaperwil Kalteng/Dery Humas
Red/Anto Prayoga
