KEBAKARAN HANGUSKAN TIGA RUMAH DI KERENG PANGI, KERUGIAN DITAKSIR MENCAPAI 150 JUTA

Berita43 Dilihat

KATINGAN, mitratnipolri.co.id

Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Gang Ikhlas RT 13, Desa Hampalit, Kereng Pangi, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

 

Peristiwa tersebut menghanguskan tiga bangunan yang terdiri dari dua unit rumah kayu dan satu barak kayu. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp150 juta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemilik rumah yang terdampak kebakaran masing-masing bernama Purwati (38), Muh. Alfianor (26), dan Sulasmi.

 

Menurut keterangan saksi, saat kejadian para korban bersama sejumlah warga tengah berada di rumah duka milik Kai Anggut untuk melayat. Tidak lama kemudian, warga melihat kobaran api muncul tidak jauh dari lokasi rumah duka.

 

“Saat para korban dan saksi tiba di lokasi kejadian, api sudah membesar dan melahap tiga rumah,” ujar salah satu saksi di lokasi.

 

Dari hasil keterangan sementara, api diduga pertama kali muncul dari bagian atas dinding rumah milik Purwati sebelum akhirnya merambat ke bangunan lain yang berada di samping dan belakang rumah tersebut.

Dua saksi yang dimintai keterangan dalam peristiwa ini yakni Rustam Efendy (57) dan Sarifah (42), keduanya merupakan warga Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir.

 

Adapun rincian kerugian akibat kebakaran tersebut meliputi dua unit rumah kayu dengan taksiran kerugian sekitar Rp100 juta serta satu unit barak kayu senilai kurang lebih Rp50 juta. Sebagian besar harta benda milik korban tidak sempat diselamatkan.

 

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.15 WIB setelah petugas Damkar Katingan, Relawan BPK Desa Hampalit, serta warga sekitar melakukan upaya pemadaman bersama.

 

Peristiwa kebakaran ini terjadi di kawasan permukiman yang cukup padat dengan sebagian besar bangunan berbahan kayu sehingga api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain.

 

Sementara itu, dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik dari salah satu rumah warga. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

 

Pihak terkait mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.

Jurnalis : Husin

Red/Anto Prayoga 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *