Gedong Tataan, mitratnipolri.co.id
Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Bagelen kembali merealisasikan program kredit multiguna tahap II kepada 20 orang anggotanya.
Program ini menjadi bukti nyata komitmen koperasi dalam memberikan manfaat langsung serta memperkuat ekonomi anggota secara berkelanjutan.
Antusiasme anggota terlihat dari tingginya partisipasi dalam program ini. Kredit multiguna yang disalurkan tidak hanya menjadi solusi kebutuhan ekonomi, tetapi juga mendorong semangat kebersamaan dalam membesarkan koperasi desa.
KDMP Bagelen terus berupaya hadir sebagai wadah ekonomi kerakyatan yang sehat, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.
Layanan kredit multiguna ini dikhususkan bagi anggota koperasi dengan sumber modal berasal dari simpanan pokok dan simpanan wajib. Skema pembiayaan diberikan maksimal sebesar Rp300 ribu per anggota, yang digunakan untuk pembelian barang sesuai kebutuhan anggota. Sistem ini dirancang agar tepat sasaran, produktif, serta tetap menjaga keberlangsungan keuangan koperasi.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program koperasi, Kepala Desa Bagelen, Merdi Parmanto, turut ambil bagian dengan memesan rice cooker melalui program tersebut. Penyerahan secara simbolis dilakukan langsung oleh Ketua KDMP Desa Bagelen, Jumadi, di gerai KDMP pada Sabtu, 18 April 2026.
Ketua KDMP Desa Bagelen, Jumadi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Desa Bagelen atas dukungan dan partisipasinya. Ia juga mengapresiasi seluruh anggota yang terus berkontribusi dalam mengembangkan koperasi. Menurutnya, kekuatan koperasi terletak pada kebersamaan dan kepercayaan anggotanya.
“Partisipasi aktif dari anggota dan dukungan pemerintah desa menjadi kunci berkembangnya koperasi ini. Kami akan terus berupaya menghadirkan program-program yang benar-benar bermanfaat dan menyentuh kebutuhan anggota,” ujarnya.
Ke depan, KDMP Desa Bagelen berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memperluas manfaat program, sehingga koperasi benar-benar menjadi pilar ekonomi masyarakat desa yang mandiri dan berdaya saing.
Jurnalis : (Supriadi)
