GUNUNG MAS, mitratnipolri.co.id
Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Pupita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., menyambut kedatangan lima Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) beserta dua perwira pendamping yang akan melaksanakan Program Taruna Bhakti Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah.
Rombongan tiba di Mapolres Gunung Mas pada Sabtu (1/8) sekitar pukul 16.30 WIB dan diterima langsung oleh Kapolres bersama perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Gunung Mas. Penyambutan tersebut menjadi agenda awal sebelum para taruna menjalankan kegiatan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 54 Gunung Mas, Desa Tumbang Tambirah, Kecamatan Kurun.

Sebanyak tujuh personel mengikuti program tersebut, terdiri atas lima Taruna Akpol, seorang Perwira Pendamping Akpol, dan seorang Perwira Pendamping dari Polda Kalimantan Tengah.
Sebelum berangkat menuju lokasi kegiatan, Kapolres memberikan pembekalan kepada para taruna. Ia menekankan pentingnya menjaga disiplin, etika, dan membangun komunikasi yang humanis dengan masyarakat selama mengikuti Program Taruna Bhakti.
“Selamat datang kepada para Taruna Akpol dan seluruh pendamping di Kabupaten Gunung Mas. Manfaatkan kegiatan Taruna Bhakti ini dengan baik, bangun komunikasi yang humanis, jaga sikap dan kedisiplinan, serta jadikan setiap kegiatan sebagai pengalaman dalam memahami pelayanan kepolisian yang dekat dengan masyarakat,” ujar AKBP Arum Sari Pupita Dewi melalui PS Kasi Humas Polres Gunung Mas Ipda Abner, S.Sos., Minggu (2/8).
Menurut Kapolres, Program Taruna Bhakti menjadi wadah bagi calon perwira Polri untuk memperoleh pengalaman lapangan sekaligus memahami karakteristik wilayah dan kebutuhan masyarakat secara langsung.

Usai menerima arahan, para taruna bersama perwira pendamping bergerak menuju Sekolah Rakyat Terintegrasi 54 Gunung Mas untuk memulai rangkaian kegiatan pengabdian.
Kehadiran Dinas Sosial dalam penyambutan turut mencerminkan sinergi antara Polres Gunung Mas dan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dalam mendukung suksesnya Program Taruna Bhakti. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan antara kepolisian, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat.
Melalui program ini, para Taruna Akpol diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman praktik di lapangan, tetapi juga mengasah kemampuan berkomunikasi, membangun empati, serta mengedepankan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat.
Jurnalis : Husin/Kaperwil Kalteng
Red/Anto Prayoga
