GUNUNG MAS, mitratnipolri.co.id
Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., memberikan arahan kepada tiga Perwira Siswa (Pasis) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri SIP Magang BKO yang ditugaskan sebagai Tim Edukasi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Arahan tersebut berlangsung di ruang kerja Kapolres Gunung Mas sekitar pukul 08.00 WIB, Senin (31/8/2026). Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan personel serta mengedepankan pendekatan humanis saat memberikan edukasi kepada masyarakat.
Ketiga Pasis SIP Magang BKO tersebut adalah Yulius Totok Kristianto, Hendri, S.AP., dan Regenson. Mereka tiba di wilayah hukum Polres Gunung Mas pada Jumat malam (28/8/2026) dan selanjutnya melaksanakan tugas sebagai Tim Edukasi Pencegahan Karhutla.
Dalam kegiatan tersebut, Ipda Sabar Hari Siswanto selaku KBO Satbinmas Polres Gunung Mas turut hadir sebagai perwira pendamping. Pendampingan dilakukan untuk mendukung koordinasi dan kelancaran pelaksanaan tugas para Pasis selama menjalankan kegiatan edukasi di lapangan.
Mengawali arahannya, AKBP Arum Sari Puspita Dewi menyampaikan ucapan selamat datang kepada ketiga Pasis SIP Magang BKO. Ia kemudian mengingatkan mereka agar menjaga kondisi kesehatan selama bertugas, mengingat wilayah Gunung Mas saat ini menghadapi kemarau panjang yang disertai kabut asap.
“Selamat datang di Polres Gunung Mas. Jaga kesehatan selama menjalankan tugas karena kondisi di lapangan saat ini dipengaruhi kemarau panjang dan kabut asap. Kesehatan personel harus tetap menjadi perhatian,” ujar AKBP Arum Sari Puspita Dewi.
Selain menjaga kesehatan, Kapolres meminta para personel mengutamakan komunikasi yang baik ketika berinteraksi dengan masyarakat. Menurutnya, edukasi mengenai pencegahan Karhutla perlu disampaikan secara persuasif agar informasi dapat diterima dan dipahami oleh masyarakat.
“Ketika berada di lapangan, lakukan pendekatan yang humanis kepada masyarakat. Sampaikan edukasi dengan cara yang baik, komunikatif, dan mudah dipahami sehingga masyarakat dapat ikut berperan dalam mencegah Karhutla,” lanjutnya.
Arahan tersebut menjadi bekal bagi ketiga Pasis sebelum melaksanakan kegiatan edukasi di lapangan. Mereka diharapkan mampu menjalankan tugas dengan tetap memperhatikan kondisi lingkungan serta membangun komunikasi yang positif dengan masyarakat.
Kegiatan edukasi Karhutla merupakan bagian dari upaya pencegahan melalui penyampaian informasi dan imbauan kepada masyarakat. Dalam pelaksanaannya, komunikasi secara langsung dinilai penting agar pesan mengenai kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dapat disampaikan sesuai dengan kondisi dan karakteristik masyarakat di wilayah tugas.
Sebagai perwira pendamping, Ipda Sabar Hari Siswanto akan membantu mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan para Pasis SIP Magang BKO selama bertugas di wilayah hukum Polres Gunung Mas. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai arahan dan kebutuhan di lapangan.
Kapolres Gunung Mas menegaskan bahwa kesehatan personel dan komunikasi yang baik dengan masyarakat merupakan dua hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan tugas.
“Kita ingin personel dapat menjalankan tugas dengan baik, tetapi tetap menjaga kesehatan dan keselamatan. Di sisi lain, hubungan yang baik dengan masyarakat juga harus dibangun karena pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian bersama,” tegasnya.
Melalui pembekalan tersebut, ketiga Pasis SIP Magang BKO diharapkan dapat melaksanakan tugas secara profesional, tertib, dan bertanggung jawab. Kehadiran Tim Edukasi Karhutla di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan serta meningkatkan kesadaran warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Gunung Mas.
Jurnalis : Husin/Kaperwil Kalteng
Red/Anto Prayoga
