Kotawaringin Barat, mitratnipolri.co.id
Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Drs. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., bersama Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Tengah meninjau Posko Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu (26/8/2026) sore.
Turut hadir Pangdam XII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., Danrem 102/PJG Brigjen TNI Wimoko, S.E., M.Si., serta sejumlah pejabat utama Polda Kalteng.

Dari jajaran Forkopimda Kabupaten Kotawaringin Barat, hadir Wakil Bupati Suyanto, S.H., M.H., Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Joko Handono, S.I.K., M.H., M.M., Dandim 1014/Pbn, Danlanud Iskandar, Danlanal Kumai, Ketua DPRD Kotawaringin Barat, serta perwakilan instansi terkait.
Rombongan tiba di Bandara Iskandar, Pangkalan Bun, sekitar pukul 15.33 WIB. Setelah itu, rombongan langsung menuju Poskodal BPBD Kabupaten Kotawaringin Barat di Jalan Cilik Riwut II.
Di Poskodal tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kotawaringin Barat memaparkan kondisi terkini titik panas (hotspot), kendala yang dihadapi petugas di lapangan, serta sejumlah kebutuhan mendesak untuk mendukung penanganan Karhutla.

Kebutuhan tersebut antara lain helikopter pemadam, masker bagi petugas dan masyarakat, serta pembangunan sumur bor yang dapat digunakan sebagai sumber air untuk pemadaman dan memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Dalam arahannya, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran memastikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan menyiapkan anggaran untuk pembangunan sumur bor dan pemenuhan kebutuhan air bersih di wilayah yang terdampak Karhutla.
Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan menekankan pentingnya mempercepat koordinasi dalam menentukan lokasi pembangunan sumur bor. Menurutnya, pembangunan harus diprioritaskan pada titik-titik yang strategis dan efektif, terutama di wilayah yang sulit dijangkau kendaraan pemadam serta kawasan yang berdekatan dengan permukiman warga.
Pangdam XII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menyatakan bahwa TNI siap memberikan dukungan penuh dalam operasi penanganan Karhutla di Kabupaten Kotawaringin Barat. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait dinilai penting untuk mempercepat penanganan di lapangan.
Setelah menerima paparan dan arahan, rombongan melanjutkan peninjauan ke Posko Karhutla Tatas di Jalan Pangkalan Bungur, Desa Tatas, Kecamatan Arut Selatan.
Di lokasi tersebut, rombongan melakukan pengecekan langsung terhadap area yang terdampak kebakaran serta melihat kondisi penanganan yang telah dilakukan oleh petugas.
Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Joko Handono menyampaikan bahwa Polres Kotawaringin Barat telah menyiapkan titik pembangunan sumur bor di enam kecamatan. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mempercepat realisasi pembangunan tersebut.
Selain itu, Polres Kotawaringin Barat mengoptimalkan pemantauan titik api melalui patroli udara menggunakan drone. Pemantauan tersebut dilakukan untuk mengetahui sebaran titik api dan membantu menentukan langkah serta pengerahan personel secara lebih tepat.
Peninjauan berakhir sekitar pukul 18.30 WIB dan berlangsung aman serta lancar.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta dukungan logistik dalam penanganan Karhutla. Peninjauan juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan dan menentukan langkah penyelesaian yang diperlukan.
Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah mengimbau seluruh pihak untuk terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pencegahan Karhutla. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla dapat berjalan secara optimal.
Jurnalis : Husin/Kaperwil Kalteng
Red/Anto Prayoga
