SUKAMARA, mitratnipolri.co.id
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Sukamara yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Sukamara, Kamis (2/7/2026). Momentum peringatan tersebut dimanfaatkan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Edy menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukamara sekaligus mengapresiasi berbagai capaian pembangunan yang telah diraih sejak kabupaten itu berdiri 24 tahun lalu. Menurutnya, kemajuan yang dirasakan saat ini merupakan buah dari kerja sama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, aparatur sipil negara, akademisi, dunia usaha, insan pers, hingga masyarakat.

Ia menilai perkembangan Sukamara tidak terlepas dari semangat gotong royong dan kolaborasi yang terus dijaga dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta nilai-nilai falsafah Huma Betang.
Wagub mengatakan, bertambahnya usia Kabupaten Sukamara hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam mewujudkan daerah yang semakin maju, mandiri, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, tema Hari Jadi ke-24 Kabupaten Sukamara, “24 Tahun Bumi Gawi Barinjam: Bersama Mengabdi, Bersama Menginspirasi”, mencerminkan semangat pengabdian seluruh komponen masyarakat dalam membangun daerah. Tema tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus menghadirkan karya dan inovasi bagi kemajuan Sukamara.

Edy juga menyoroti besarnya potensi yang dimiliki Kabupaten Sukamara, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan tangkap maupun budidaya, sumber daya mineral, hingga pariwisata dan ekowisata. Apabila dikelola secara optimal dan berkelanjutan, berbagai potensi tersebut diyakini mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, ia menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh dimaknai sebagai pengurangan semangat pembangunan. Sebaliknya, setiap anggaran yang digunakan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pemerintah harus benar-benar hadir di tengah masyarakat. Efisiensi bukan berarti mengurangi semangat membangun, tetapi memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, lanjut Edy, berkomitmen melanjutkan pemerataan pembangunan melalui peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur, serta penciptaan iklim usaha yang kondusif bagi UMKM dan dunia usaha.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan kabupaten dan kota, Pemprov Kalimantan Tengah telah meluncurkan Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Di Kabupaten Sukamara, sebanyak 2.167 keluarga telah tercatat sebagai penerima manfaat program tersebut.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk mengawal pelaksanaan KHBS agar tepat sasaran, sekaligus mendukung berbagai Program Strategis Nasional, seperti Makan Bergizi Gratis, swasembada pangan, program cetak sawah, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih.
Menjelang musim kemarau, Wagub turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan prakiraan BMKG, kondisi cuaca pada 2026 diperkirakan lebih kering akibat pengaruh El Nino. Karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menetapkan status Siaga Darurat Karhutla hingga 31 Oktober 2026.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama para tamu undangan. Pada kesempatan itu, Bupati Sukamara, Masduki, menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi ke-24 menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam melanjutkan pembangunan daerah.
Menurut Masduki, kemajuan Kabupaten Sukamara saat ini merupakan hasil perjuangan panjang para tokoh pembentukan daerah yang kemudian diteruskan oleh para kepala daerah dari masa ke masa hingga membawa Sukamara berkembang seperti sekarang.
Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Sukamara turut dihadiri unsur Forkopimda, Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, Wakil Bupati Kotawaringin Barat Suyanto, Wakil Bupati Kapuas Dodo, jajaran kepala perangkat daerah, aparatur sipil negara, pelajar, serta berbagai organisasi kemasyarakatan.
Jurnalis : Husin
Red/Anto Prayoga
