GUBERNUR AGUSTIAR SABRAN TEGASKAN MPLS JADI FONDASI MENCETAK GENERASI UNGGUL KALIMANTAN TENGAH

Berita43 Dilihat

PALANGKA RAYA, mitratnipolri.co.id

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menyapa ribuan peserta didik baru dalam Apel Penguatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) jenjang SMA/SMK/SKH se-Kalimantan Tengah Tahun Ajaran 2026/2027 yang digelar di halaman Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (16/7/2026).

 

Kegiatan yang untuk pertama kalinya diselenggarakan secara terpusat tersebut diikuti sebanyak 4.332 siswa di Kota Palangka Raya. Sementara itu, lebih dari 30.000 peserta didik dari 13 kabupaten mengikuti kegiatan secara virtual.

 

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa MPLS tidak hanya menjadi momentum pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga langkah awal dalam membentuk karakter generasi muda sebagai bekal menghadapi masa depan.

 

Ia mengajak seluruh peserta didik untuk memiliki cita-cita yang tinggi dan tidak ragu mengejar impian. Menurutnya, tidak ada tujuan yang mustahil diraih selama disertai kemauan, kerja keras, dan tekad yang kuat.

 

Selain memotivasi para siswa, Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan, seperti penyalahgunaan narkoba, balapan liar, serta penggunaan media sosial yang tidak bertanggung jawab.

 

Di akhir arahannya, Agustiar mengimbau para peserta didik agar senantiasa menghormati orang tua dan guru, rajin beribadah, menjaga hubungan baik dengan sesama, serta membangun karakter, sikap, dan pola pikir yang positif dalam kehidupan sehari-hari.

 

Apel Penguatan MPLS turut menghadirkan sejumlah tokoh penting di Kalimantan Tengah yang memberikan motivasi kepada para siswa baru. Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengajak peserta didik untuk bersyukur atas semakin berkembangnya fasilitas pembelajaran berbasis digital di sekolah. Ia juga mendorong para siswa memanfaatkan Program Polisi Keamanan Sekolah sebagai sarana membangun budaya tertib, aman, dan disiplin di lingkungan pendidikan.

 

Sementara itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengingatkan para siswa agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak dan produktif. Menurutnya, penguasaan teknologi harus diimbangi dengan semangat belajar serta peningkatan kompetensi agar mampu bersaing dan mewujudkan cita-cita.

 

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Polisi Keamanan Sekolah antara Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Direktorat Lalu Lintas Polda Kalteng, dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Tengah.

 

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Janji Siswa sebagai bentuk komitmen peserta didik dalam menempuh pendidikan, sebelum ditutup dengan penampilan Yel-Yel Huma Betang Anak Bangsa yang membangkitkan semangat ribuan siswa yang mengikuti kegiatan, baik secara langsung maupun daring.

Jurnalis : Husin

Red/Anto Prayoga 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *