GUBERNUR AGUSTIAR SABRAN BUKA RAKOR PEMERINTAHAN DESA/KELURAHAN SE-KALIMANTAN TENGAH 2026

Berita30 Dilihat

PALANGKA RAYA, mitratnipolri.co.id

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalimantan Tengah Tahun 2026 di GOR Indoor Kota Palangka Raya, Kamis (6/8/2026) malam.

 

Rakor tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi, sinergi, dan kolaborasi antartingkatan pemerintahan dalam mendukung percepatan pembangunan di Kalimantan Tengah.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalimantan Tengah Tahun 2026 saya nyatakan secara resmi dibuka,” kata Agustiar saat membuka kegiatan.

 

Dalam sambutannya, Agustiar menegaskan bahwa pemerintah desa dan kelurahan memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah. Sebagai pemerintahan yang berada paling dekat dengan masyarakat, desa dan kelurahan menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan publik sekaligus menjalankan berbagai program pembangunan.

Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang diambil di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Pembangunan juga sangat bergantung pada kinerja pemerintahan di tingkat desa dan kelurahan yang berhadapan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

 

“Kemajuan daerah tidak dimulai hanya dari kantor gubernur, tidak pula dari kantor bupati atau wali kota, tetapi dari desa dan kelurahan sebagai ujung tombak pembangunan dan pelayanan masyarakat,” tegasnya.

 

Ia mengatakan, rakor tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk menyatukan persepsi dan memperkuat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Kalteng, pemerintah kabupaten/kota, kecamatan, serta desa dan kelurahan.

 

Agustiar menilai, pembangunan daerah akan berjalan lebih efektif apabila seluruh unsur pemerintahan mampu bergerak secara terpadu dengan visi dan tujuan yang sama.

 

“Saya meyakini pembangunan daerah hanya akan berjalan lebih cepat jika seluruh elemen bergerak dengan satu tekad, satu tujuan, dan satu langkah, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa dan kelurahan,” ujarnya.

 

Rakor tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Ketua TP PKK Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kalteng Linae Victoria Aden, para bupati dan wali kota, kepala perangkat daerah, serta pimpinan instansi vertikal.

 

Kegiatan tersebut juga diikuti oleh 136 camat, 139 lurah, dan 1.432 kepala desa se-Kalimantan Tengah.

 

Rakor Penyelenggaraan Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng Tahun 2026 mengusung tema “Penguatan Peran dan Akuntabilitas Kepala Desa/Lurah se-Kalimantan Tengah dalam Mewujudkan Desa Tangguh, Aman, Sejahtera untuk Mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI serta Kartu Huma Betang Sejahtera.”

 

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah mendorong semakin kuatnya koordinasi dan sinergi antara seluruh tingkatan pemerintahan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat tata kelola pemerintahan desa dan kelurahan sekaligus mempercepat terwujudnya pembangunan yang aman, sejahtera, dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah.

Jurnalis : Husin/Kaperwil Kalteng

Red/Anto Prayoga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *