GUBERNUR AGUSTIAR SABRAN AJAK KEPALA DESA DUKUNG PROGRAM STRATEGIS NASIONAL DI RAKERDA APDESI KALTENG

Berita44 Dilihat

Palangka Raya, mitratnipolri.co.id

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (APDESI) Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Aula Jayang Tingang, Kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Rabu (10/6/2026).

 

Pembukaan Rakerda ditandai dengan penabuhan katambung oleh Gubernur bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kegiatan yang diikuti ratusan kepala desa tersebut juga dirangkaikan dengan dialog interaktif sebagai wadah membahas berbagai isu strategis pembangunan desa.

Dalam arahannya, Agustiar Sabran menegaskan pentingnya peran pemerintah desa sebagai ujung tombak keberhasilan berbagai program prioritas pemerintah. Karena itu, ia mengajak seluruh kepala desa di Kalimantan Tengah untuk aktif mendukung implementasi program strategis nasional, mulai dari Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, Cetak Sawah Rakyat, hingga program Cek Kesehatan Gratis.

 

Selain membahas program nasional, Gubernur juga menyinggung kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Tengah Tahun 2026 menjadi sekitar Rp5,4 triliun dari Rp10,2 triliun pada tahun sebelumnya. Meski demikian, ia memastikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tetap berkomitmen menjalankan program-program pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik di wilayah pedesaan maupun perkotaan.

 

Salah satu program yang tetap menjadi prioritas adalah Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), yang dirancang untuk memperluas akses masyarakat terhadap berbagai layanan dan bantuan pemerintah.

 

“Di tengah efisiensi, kami tetap melaksanakan program strategis Kartu Huma Betang Sejahtera dengan fokus juga pada masyarakat pedesaan,” ujar Agustiar Sabran.

 

Menurutnya, efisiensi anggaran bukan berarti mengurangi kualitas pelayanan publik, melainkan memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar tepat sasaran, terencana, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

“Jangan hanya menghabiskan anggaran, tempatkan momentum ini sebaik-baiknya. Saya yakin apabila seluruh kepala desa bergerak bersama, maka Kalimantan Tengah akan berkembang menjadi daerah yang maju, berkah, dan sejahtera,” tegasnya.

 

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia Ahmad Zabadi menyampaikan harapannya agar program Koperasi Desa Merah Putih mampu menjadi motor penggerak pemerataan ekonomi di wilayah perdesaan. Menurutnya, penguatan koperasi akan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan.

 

Sebelumnya, Ketua DPD APDESI Kalimantan Tengah Seger Satria menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas dukungan terhadap penyelenggaraan Rakerda. Ia mengatakan kegiatan yang dihadiri sebanyak 652 kepala desa dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas pemerintah desa dalam mewujudkan desa yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing.

Jurnalis : Husin

Red/Anto Prayoga 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *