PALANGKA RAYA, mitratnipolri.co.id
Sekitar 350 orang yang tergabung dalam Gerakan Aliansi Rakyat Dayak (Garda) menggelar aksi damai di depan gerbang keluar Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Jalan G. Obos, Palangka Raya, Jumat (23/10/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pemerintah, TNI-Polri, masyarakat, dan relawan dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah.
Aksi tersebut dipimpin oleh Hj. Muliandina M.A. Lewis, Ketua Umum Asosiasi Bawi Dayak Budaya dan Pariwisata (ASBADATA) Provinsi Kalimantan Tengah. Dukungan disampaikan melalui orasi, ritual adat batawur dan mamparasih lewu, serta pertunjukan tarian tradisional Dayak.

Dalam orasinya, Muliandina mengajak masyarakat, khususnya komunitas adat dan organisasi kemasyarakatan, untuk berperan aktif dalam mencegah karhutla, menjaga kondusivitas daerah, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
Kegiatan tersebut juga diwarnai dengan tarian manasai bersama Bawi Dayak serta penyampaian aspirasi dukungan dari perwakilan masyarakat Banjar dan warga Lombok yang berdomisili di Palangka Raya.

Garda turut menegaskan pentingnya peran masyarakat adat dan kearifan lokal dalam menjaga kelestarian hutan serta mendukung upaya pencegahan karhutla secara berkelanjutan.
Aksi damai berakhir pada pukul 17.50 WIB dalam keadaan aman. Pengamanan dilakukan oleh personel gabungan dari Polresta Palangka Raya, Brimob Polda Kalimantan Tengah, Samapta Polda Kalimantan Tengah, dan Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kalimantan Tengah.
Jurnalis:Husin Kaperwil Kalteng/Dery Humas
Red/Anto Prayoga
