BARITO SELATAN, mitratnipolri.co.id
Tim gabungan melakukan pengecekan lapangan sekaligus menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setelah terdeteksi empat titik panas atau hotspot di wilayah Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Minggu (13/9/2026).
Keempat titik panas tersebut terdeteksi melalui aplikasi Sipongi dan berada di lokasi yang saling berdekatan, tepatnya di tepi Jalan Raya Buntok–Palangka Raya, kawasan Leter S Masimpun, Desa Kalahien, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan.
Penanganan karhutla berlangsung sejak pukul 10.30 WIB hingga 20.30 WIB. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar empat hektare.
Penanganan kebakaran dipimpin langsung oleh Kapolres Barito Selatan AKBP Eko Mardianto, S.I.K., M.H., bersama Dandim 1012 Buntok Letkol Inf Muhammad Edi, S.IP.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, antara lain personel Polres Barito Selatan, Polsek Dusun Selatan, Kodim 1012 Buntok, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Kesehatan, Manggala Agni, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya.
Kapolres Barito Selatan bersama jajaran turut turun langsung ke lokasi untuk membantu proses pemadaman. Upaya tersebut dilakukan dengan menggunakan berbagai sarana dan prasarana penanggulangan karhutla, termasuk mobil water cannon milik Polres Barito Selatan serta peralatan pemadaman milik BPBD dan instansi terkait.
Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, kebakaran tersebut merupakan lanjutan dari peristiwa karhutla yang terjadi sehari sebelumnya di lokasi yang sama.
Tim gabungan Posko Karhutla bersama personel Polsek Dusun Selatan kemudian melakukan pemadaman dan pendinginan secara intensif guna memastikan tidak ada lagi bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Sekitar pukul 18.00 WIB, api berhasil dipadamkan. Namun, proses penanganan tetap dilanjutkan dengan kegiatan pendinginan untuk memastikan seluruh bara api benar-benar padam.
Selain melakukan pemadaman dari darat, tim gabungan juga memanfaatkan drone untuk memantau kondisi di sekitar lokasi dan memastikan tidak ada titik api baru yang muncul.
Hingga kegiatan berakhir pada pukul 20.30 WIB, kondisi di lokasi kebakaran dilaporkan aman dan kondusif. Tim gabungan tetap melakukan pemantauan guna mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.
Jurnalis : Husin/Kaperwil Kalteng
Red/Anto Prayoga
