DUKUNG KETAHANAN PANGAN, POLSEK TOBA KIRIM SATU TON JAGUNG PIPIL KERING KE BULOG SANGGAU

Sanggau, mitratnipolri.co.id

Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Kali ini, Polsek Toba, Polres Sanggau, menyalurkan sebanyak 1.000 kilogram atau satu ton Jagung Pipil Kering (JPK) ke Perum Bulog Cabang Sanggau sebagai bagian dari upaya memperkuat cadangan pangan pemerintah sekaligus mendukung penyerapan hasil panen petani.

 

Pengiriman dilakukan pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB melalui Koperasi Sono Agung Jaya (SAJ) yang bertindak sebagai mitra penyalur menuju Bulog Cabang Sanggau.

 

Program tersebut merupakan bentuk sinergi antara Polri, koperasi, dan Bulog dalam memperkuat rantai distribusi komoditas pertanian serta memberikan kepastian pasar bagi hasil panen yang memenuhi standar kualitas.

 

Sebelum diterima Bulog, jagung pipil kering terlebih dahulu menjalani proses pengujian mutu sesuai ketentuan. Pemeriksaan meliputi kadar air dan kandungan aflatoksin untuk memastikan komoditas yang diserap memenuhi standar penyimpanan sebagai cadangan pangan pemerintah.

 

Berdasarkan hasil uji kualitas, jagung yang dikirim Polsek Toba memiliki kadar air sebesar 9,9 persen dan kandungan aflatoksin 45 PPB. Dengan hasil tersebut, seluruh komoditas dinyatakan memenuhi persyaratan sehingga dapat diterima oleh Bulog Cabang Sanggau.

 

Bulog menetapkan harga pembelian sebesar Rp6.400 per kilogram, sedangkan proses administrasi berupa penerbitan Purchase Order (PO) masih berlangsung dan akan diteruskan kepada Koperasi Sono Agung Jaya sesuai mekanisme penyerapan hasil panen.

 

Setelah seluruh tahapan selesai, jagung disimpan di Gudang Tanjung Kapuas milik Bulog Cabang Sanggau sebagai bagian dari penguatan stok pangan di wilayah Kabupaten Sanggau.

 

Kapolsek Toba IPTU Arnold Rocky Montolalu, S.H., M.H., mengatakan keterlibatan Polri dalam program tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui penyerapan hasil panen.

 

“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui penyaluran hasil panen ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berkontribusi mendukung sektor pertanian agar hasil panen petani memiliki kepastian pasar melalui Bulog,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, kolaborasi antara Polsek Toba, Koperasi Sono Agung Jaya, dan Bulog diharapkan terus berlanjut sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani.

 

Melalui berbagai program ketahanan pangan, Polres Sanggau bersama seluruh jajaran Polsek menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program strategis pemerintah. Sinergi dengan Bulog, koperasi, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat stabilitas pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkokoh ketahanan pangan nasional yang dimulai dari tingkat daerah.

Jurnalis : Husin

Red/Anto Prayoga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *